Minggu
01 November 2026 | 11 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Sidoarjo Buka Posko Pengaduan

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjo

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjoSIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo meresmikan posko pengaduan rakyat, Kamis (4/6/2015). Acara digelar di sekretariat DPC , Jl Jati Selatan IV/11, Sidoarjo.

Acara diikuti seluruh pengurus DPC, perwakilan pengurus dari 18 PAC se-Sidoarjo, anggota DPRD Sidoarjo, dan sejumlah aktivis serikat pekerja. Acara peresmian juga diisi dengan sosialisasi seputar BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan beserta persoalan-persoalan yang masih terjadi di lapangan.

Bertindak sebagai pemateri dalam acara tersebut, antara lain Wakil Ketua Bidang Kesehatan DPD PDI Perjuangan Jatim Hari Putri Lestari, Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari, dan pihak-pihak dari instansi terkait, seperti perwakilan dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial.

Ketua DPC Sidoarjo Tito Pradopo dalam sambutannya mengatakan, posko pengaduan dibuat untuk menampung dan mencarikan solusi atas aduan-aduan yang disampaikan dan dialami rakyat Sidoarjo. Khususnya, ikhwal pelaksanaan program sistem jaminan sosial nasional yang dikelola BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Kata Tito, PDI Perjuangan bersepakat mengawal program pemerintahan Jokowi-JK. Di antaranya adalah program Indonesia sehat.

“Karena sistem ini baru berjalan, tentu masih banyak kekurangan. Nah, ini yang kita kawal bersama dengan instansi terkait seperti BPJS, dinas kesehatan, sosial, dan ketenagakerjaan agar sistem ini betul-betul terwujud seperti yang diharapkan,” katanya.

Selama ini, sebut Tito, PAC-PAC di Sidoarjo sudah menjadi “posko berjalan”, tempat mengadu bagi warga di lingkungan masing-masing perihal pelaksanaan program Indonesia Sehat. Namun, persoalan di lapangan di antaranya masih banyak warga miskin yang belum terdata dalam kepesertaan BPJS Kesehatan non PBI.

Atau, pelayanan kesehatan oleh rumah sakit yang dirasakan peserta BPJS terkesan pilih kasih dibanding pasien berbayar cash. “Persoalan-persoalan di bawah yang terkait dengan persoalan di tingkat kabupaten, akan kami teruskan ke petugas partai di DPRD Sidoarjo,” jelas Tito. (ure)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...