Kamis
17 September 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Sidoarjo Buka Posko Pengaduan

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjo

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjoSIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo meresmikan posko pengaduan rakyat, Kamis (4/6/2015). Acara digelar di sekretariat DPC , Jl Jati Selatan IV/11, Sidoarjo.

Acara diikuti seluruh pengurus DPC, perwakilan pengurus dari 18 PAC se-Sidoarjo, anggota DPRD Sidoarjo, dan sejumlah aktivis serikat pekerja. Acara peresmian juga diisi dengan sosialisasi seputar BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan beserta persoalan-persoalan yang masih terjadi di lapangan.

Bertindak sebagai pemateri dalam acara tersebut, antara lain Wakil Ketua Bidang Kesehatan DPD PDI Perjuangan Jatim Hari Putri Lestari, Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari, dan pihak-pihak dari instansi terkait, seperti perwakilan dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial.

Ketua DPC Sidoarjo Tito Pradopo dalam sambutannya mengatakan, posko pengaduan dibuat untuk menampung dan mencarikan solusi atas aduan-aduan yang disampaikan dan dialami rakyat Sidoarjo. Khususnya, ikhwal pelaksanaan program sistem jaminan sosial nasional yang dikelola BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Kata Tito, PDI Perjuangan bersepakat mengawal program pemerintahan Jokowi-JK. Di antaranya adalah program Indonesia sehat.

“Karena sistem ini baru berjalan, tentu masih banyak kekurangan. Nah, ini yang kita kawal bersama dengan instansi terkait seperti BPJS, dinas kesehatan, sosial, dan ketenagakerjaan agar sistem ini betul-betul terwujud seperti yang diharapkan,” katanya.

Selama ini, sebut Tito, PAC-PAC di Sidoarjo sudah menjadi “posko berjalan”, tempat mengadu bagi warga di lingkungan masing-masing perihal pelaksanaan program Indonesia Sehat. Namun, persoalan di lapangan di antaranya masih banyak warga miskin yang belum terdata dalam kepesertaan BPJS Kesehatan non PBI.

Atau, pelayanan kesehatan oleh rumah sakit yang dirasakan peserta BPJS terkesan pilih kasih dibanding pasien berbayar cash. “Persoalan-persoalan di bawah yang terkait dengan persoalan di tingkat kabupaten, akan kami teruskan ke petugas partai di DPRD Sidoarjo,” jelas Tito. (ure)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...