Rabu
19 Agustus 2026 | 10 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Lumajang Konsolidasi Pemenangan Bunda Indah – Mas Yudha dan Risma – Gus Hans

IMG-20240922-WA0039_copy_692x443

LUMAJANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, Solikin, SH mengajak struktural partai untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan pada pilkada November 2024 mendatang.

Hal tersebut dikatakan saat menggelar Konsolidasi dan Sosialisasi penetapan bakal calon bupati lumajang dan bakal calon wakil bupati Lumajang serta bakal calon gubernur jawa timur dan bakal calon wakil gubernur jawa timur.

Diketahui, kegiatan tersebut  terlaksana pada Sabtu (21/9/2024) di Desa Kalipepe Kecamatan Yosowilangun, yang dihadiri oleh PAC, Ranting, Anak Ranting dari Kecamatan Yosowilangun dan Kecamatan Rowokangkung.

Dalam sambutannya, Solikin menjabarkan bahwa dalam pilkada mendatang pihaknya akan memenangkan pasangan bunda Indah-mas Yudha serta Risma-gua Hans. Katanya, ini sesuai dengan intruksi dari ketua umum PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri.

“Sebagai pengurus partai, tugas kita saat ini adalah menyolidkan barisan, menyamakan langkah bersama untuk meraih kemenangan dalam pilkada mendatang. Yakni target kita memenangkan bunda Indah-mas Yudha dan Risma-gus Hans,” papar Solikin.

Solikin menjelaskan mengapa bunda Indah-mas Yudha harus menang. Selama kepemimpinan sebelumnya, kata Solikin tidak ada sama sekali icon kebanggaan kemajuan Kabupaten Lumajang, justru pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat.

“Oleh karena itu, jika diberikan amanah nantinya, bunda Indah-mas Yudha menjawab semua persalahan yang ada di Lumajang melalui program unggulannya. Baik dari segi kesehatan, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, infrastruktur, dan permasalahan lainnya,” tambahnya.

Senada, Agus Wicaksono, S.Sos mengatakan bahwa beberapa kali PDI Perjuangan memberikan calon bupati dan wakil bupati dengan sosok yang baik untuk masyarakat Lumajang. Namun katanya, masyarakat belum memberikan kesempatan dan kepercayaannya terhadap pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan.

Lebih lanjut, Agus Yudha menegaskan bahwa mimpi jika masyarakat memiliki pemimpin yang jujur, amanah, dan menjalankan programnya untuk kesejahteraan masyarakat. Karena selama ini yang dipilih masyarakat hanya calon yang hanya menebar janji-janji yang muluk-muluk serta menghalalkan segala cara hanya untuk menjadi pemimpin.

“Coba kita lihat sekarang ini, jalan Kunir sampai Yosowilangun sangat rusak parah. Ada lagi janji akan membangun jalan tol Probolinggo-Lumajang, padahal pembangunan jalon tol itu adalah kewenangan pemerintah pusat bukan pemerintah daerah,” katanya.

Terlebih Risma-gus Hans, kata Agus Yudha siapa yang tak kenal Risma. Sosok perempuan pemberani dan banyak memiliki segudang prestasi.

“Saat memimpin Surabaya, bu Risma menorehkan segudang prestasi. Bahkan,  bu Risma adalah kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang seringkali masuk dalam kedalam pemimpin terbaik dunia,” paparnya.

Bahkan, belakangan ini pemerintah provinsi Jawa Timur tengah diobok-obok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka, PDI Perjuangan memberikan Risma-gus Hans untuk masyarakat Jawa Timur guna menjadikan Jawa Timur lebih bersih dan baik dengan slogannya Resik-Resik Jawa Timur. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...