Selasa
20 Oktober 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Lumajang dan PAC Tempeh Salurkan Beasiswa PIP Aspirasi Arif Wibowo

pdip-jatim-210919-sarasehan-pendidikan-lmj

LUMAJANG – Anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo menyalurkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Lumajang. Setidaknya, ada 250 pelajar mendapatkan bantuan tersebut, untuk siswa SD, SMP hingga SMA.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang Solikin mengatakan, pihaknya bersama PAC Kecamatan Tempeh melakukan sosialisasi pencairan beasiswa PIP untuk pelajar yang ada di Kecamatan Tempeh, Minggu (19/9/2021).

Sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung Lokananta dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk wilayah Kecamatan Tempeh ini ada sekitar 74 pelajar yang depat PIP kali ini. Dengan sosialisasi ini, diharapkan memberikan kepahaman terkait teknis pencairan PIP tersebut,” kata Solikin.

Pasca sosialisasi, 74 pelajar didampingi orangtuanya untuk minta surat pengantar dari sekolah masing-masing. Jika pihak sekolah mempersulit, Solikin menegaskan pihaknya akan turun ke lapangan guna membantu persoalan tersebut.

“Karena kami mendapat laporan dari orangtua penerima PIP ini, bahwa beberapa sekolah mempersulit pengurusan surat pengantar tersebut. Kita akan turun, nantinya didampingi DPRD Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Solikin menegaskan, kedepan pihaknya akan terus lakukan koordinasi dengan pengurus PAC dan Ranting terkait bantuan PIP tersebut. Jika masih ada yang belum mendapatkan bantuan pendidikan dan belum tercover pihak sekolah, maka tahun depan akan dibantu melalui jalur PIP.

“Kami berharap, masyarakat dapat menyadari bahwa keberadaan PDI Perjuangan tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bukan hanya kami hadir saat pemilu saja, tapi kami juga memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan, seperti bantuan pendidikan melalui PIP ini,” ujar Solikin.

PIP merupakan bantuan pendidikan, tentu peruntukannya pun untuk keperluan pendidikan. Menurutnya, jangan sampai, dana PIP digunakan untuk keperluan sehari-hari.

“Jangan digunakan untuk keperluan non pendidikan, misalnya beli HP dan sebagainya. Kecuali beli paket data untuk digunakan proses belajar secara daring di masa pandemi Covid-19 ini,” jelasnya. (ndy/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...