JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah terus mendorong upaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani melalui jalur pendidikan nonformal.
Salah satu titik yang dikunjungi Wiwin adalah P4S Gondo Arum di Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, yang selama ini dikenal aktif dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan pertanian kepada masyarakat lokal.
“Tujuan utama kami adalah bertemu dengan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pelatihan pertanian, sekaligus melihat sejauh mana perkembangan P4S. Alhamdulillah, secara umum berjalan baik meskipun ada beberapa kendala yang perlu dibahas lebih lanjut,” ucap Wiwin, Rabu (30/4/2025).
Dianpun memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi P4S Gondo Arum, yang dinilai telah melampaui ekspektasi dalam hal pemberdayaan.
Menurutnya, peran P4S tidak hanya terbatas untuk meningkatkan kapasitas petani profesional, namun juga merambah kelompok-kelompok sosial lain seperti ibu-ibu PKK.
“P4S ini tidak hanya melayani petani, tetapi juga memberdayakan masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK. Ini luar biasa,” tambahnya.
Dalam konteks pembangunan pertanian yang berkelanjutan, Wiwin menekankan pentingnya peran teknologi sebagai instrumen strategis untuk mendorong regenerasi petani.
Dia meyakini, dengan sentuhan teknologi yang tepat, pertanian bisa menjadi sektor yang tidak hanya produktif, tetapi juga menarik bagi generasi muda.
“Kalau kita bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, maka bertani tidak lagi sulit dan hasilnya pun menjanjikan. Ini bisa menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa keberadaan P4S sejatinya menjadi pusat pembelajaran nonformal yang berbasis praktik langsung dari pelaku sukses di bidang pertanian.
Dengan demikian, proses alih pengetahuan yang terjadi di dalamnya bersifat kontekstual dan aplikatif, sehingga lebih mudah diadaptasi oleh petani pemula.
“Karena ini adalah pelatihan swadaya, maka targetnya menjadi pusat belajar petani dari pengalaman sukses pemilik P4S. Mereka inilah yang diharapkan bisa menularkan ilmu dan membangun kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (fath/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










