Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dongkrak Perekonomian, Wali Kota Madiun Resmikan Dua Lapak UMKM

pdip-jatim-210927-maidi-lapak-umkm

MADIUN – Peningkatan ekonomi terutama di sektor UMKM terus digenjot oleh Pemkot Madiun. Lapak-lapak UMKM di Kota Pendekar yang terus bermunculan, menunjukkan perekonomian Kota Madiun terus menggeliat di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Seperti yang diresmikan oleh Wali Kota Madiun Maidi, pada Minggu (26/9/2021). Sembari gowes pagi, Maidi meresmikan dua lapak UMKM yakni Lapak Sendang Gayam yang berada di Kelurahan Kartoharjo, dan Lapak Bumi Semendung di Kelurahan Klegen.

Tak hanya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian, kedua lapak tersebut digadang-gadang menjadi destinasi wisata ke depannya nanti.

“Hari ini kita meresmikan Lapak Sendang Gayam dan Bumi Semendung. Keduanya sama-sama menarik dengan konsep dan produk unggulan masing-masing,” katanya.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menjelaskan, lapak Sendang Gayam memiliki sebuah sumur atau sendang yang sudah ada sejak dari dulu. Airnya yang jernih dipercaya dapat memberikan kesehatan dan awet muda.

Lokasi sekitar sendang juga ditambah fasilitas seperti gazebo dan lapak tempat berjualan sehingga menambah betah masyarakat yang berkunjung.

“Konon, orang tua, mandi di sana awet enom (awet muda-red) dan sehat,” ujarnya.

Sedangkan Lapak Bumi Semendung juga tidak kalah menarik. Mengambil lokasi di areal persawahan, keberadaan lapak Bumi Semendung sepintas mirip dengan tempat wisata Svarga Bumi di Magelang.

Lapak UMKM Kelurahan Klegen tersebut cocok digunakan untuk beraktivitas dalam masa pandemi sekarang ini. Pun, Maidi mengaku akan mempercantik keberadaan lapak dengan menambahkan akses jalur sepeda.

“Era Covid-19 disarankan memperbanyak aktivitas dalam ruangan terbuka. Tempat-tempat seperti ini cocok untuk masa sekarang. Karena nanti silahkan kalau mau dipakai nikahan atau khitanan,” jelas orang nomor satu di Kota Pendekar ini.

Tempat ini juga memiliki produk unggulan Pipes Kopyor. Panganan berbahan roti tawar, kelapa muda, dan santan itu diyakini bakal ramai peminat.

Rasanya yang legit dan gurih bakal memanjakan lidah penikmat kuliner. Apalagi, Pipes Kopyor hanya dibanderol dengan harga Rp 7.500.

“Akses jembatan sudah jadi. Nanti kita tambah jalur gowes di sepanjang sungai tembus pabrik kue Lapit di sebelah sana. Jadi nanti ada satu rangkaian yang menarik bagi pesepeda,” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...