Jumat
14 Agustus 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Djarot: Dengan Jamu, Sehatkan Indonesia!

pdip-jatim-djarot-minum-jamu-bareng2

JAKARTA – Jamu, yang bahannya dari rempah-rempah, menjadi salah satu materi yang akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai 10 hingga 12 Januari 2020.

“Karena sebetulnya jamu itu metode pengobatan ala timur. Dan sekarang ini kita lebih banyak ‘dijajah’ obat-obat kimia. Dan kita ingin angkat kembali,” kata Wakil Ketua Steering Comite Rakernas I, Djarot Saiful Hidayat dalam jumpa pers di lokasi Rakernas, Kamis (9/1/2020).

Sejak zaman dulu kala, lanjut dia, Indonesia kaya akan bahan obat alami. Ada Secang, Kunyit, Butrowali, Temulawak, Vanili, Kapulaga, dan sebagainya.

Baca juga: Pembagian Buku Resep Masakan Indonesia dan Minum Jamu Bareng Warnai Rakernas I

“Bahkan Pak Jokowi setiap hari minum Temulawak dicampur dengan Kacang Hijau,” sebut Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPP PDI Perjuangan ini.

Materi perihal mengangkat kembali jalur rempah dalam Rakernas I akan disampaikan Aria Bima. Pembahasan rempah diharapkan agar seluruh kader PDIP mengangkat seluruh kekhasan jalur rempah untuk bisa dikemas dan dipasarkan baik nasional maupun internasional. “Agar menjadi  nilai tambah perekonomian,” katanya.

Untuk itu, tambah Djarot, rakernas juga mengundang pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Harapannya agar BPOM bisa mendorong UMKM, memberikan asistensi, advokasi, bimbingan agar produk-produk UMKM bisa mendapatkan hak akan merek dan kekayaan intelektual.

“Dengan jamu, sehatkan Indonesia,” ujar Djarot mengangkat gelas sekaligus menutup jumpa pers.

Pada kesempatan tersebut dia didampingi Wakil Sekjen Bidang Kerakyatan DPP PDIP sekaligus Sekretaris Steering Comite Rakernas I Sadarestuwati dan Aria Bima.

Sejumlah ibu-ibu jamu gendong turut mengiringi jumpa pers dan menyuguhkan jamu pada awak media. Ibu Darmi, mbok jamu dari Laskar Jamu Gendong Lestari Jakarta, kepada reporter media ini di lokasi rakernas mengatakan, harga sejumlah bahan jamu mengalami kenaikan belakang ini.

“Jahe naik kisaran 70-80 ribu rupiah. Mungkin karena musim hujan ya,” katanya.

Meski begitu, kata dia, hasil penjualan jamu gendong relatif stabil dari waktu ke waktu. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...