Senin
02 November 2026 | 12 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diwarnai Lantunan ‘Kebyar-kebyar’nya Gombloh, APBD Surabaya 2023 Sebesar Rp 11,2 T Di-Dok

pdip-jatim-221111-apbd-sby-2023-3

“Ini saatnya kita bangkit bersama, karena APBD Rp 11,2 triliun nanti insya Allah 40 persennya akan dikerjakan oleh UMKM Kota Surabaya”

SURABAYA – Lantunan lagu Padamu Negeri dan Kebyar-Kebyar memarakkan sidang paripurna penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2023 sebesar Rp 11,2 triliun di gedung DPRD Surabaya, Kamis (10/11/2022).

Yang menarik, dalam penetapan APBD 2023 bertepatan dengan Hari Pahlawan, seluruh legislator dan wali kota serta seluruh jajaran Pemkot Surabaya kompak mengenakan kostum ala pejuang kemerdekaan.

Bahkan, rapat tersebut juga ditutup dengan menyanyikan lagu “Kebyar-Kebyar” dari Gombloh sembari mengibarkan bendera merah putih, dan acara itu juga ditutup dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” oleh anggota DPRD dan jajaran pemkot.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri bersyukur karena rapat paripurna dengan semangat Hari Pahlawan bisa mengesahkan APBD Surabaya 2023 pada tanggal 10 November.

Dengan semangat pahlawan yang selalu menjadi teladan itu, kata Eri, akhirnya APBD yang berkekuatan tepatnya sebesar Rp 11.257.640.114.475 itu disepakati bersama.

“Ini saatnya kita bangkit bersama, karena APBD Rp 11,2 triliun nanti insya Allah 40 persennya akan dikerjakan oleh UMKM Kota Surabaya,” kata Eri Cahyadi, usai pengesahan APBD.

Menurutnya, 40 persen itu dilakukan melalui program padat karya. Saat ini yang sudah berjalan dan sudah menuai hasil adalah program padat karya paving yang mana para MBR-nya sudah mendapatkan penghasilan sebesar Rp 6 juta.

Kemudian program padat karya jahit sudah mendapatkan penghasilan Rp 4 juta dan itu semua selalu disupport oleh DPRD Surabaya.

“Jadi, kita sama-sama ingin mengentas kemiskinan dan selalu saya katakan bahwa pemerintah daerah itu bukan pemerintah kota sendiri, tapi pemerintah daerah itu adalah kekuatan besar antara pemerintah kota dengan DPRD-nya. Insya Allah kalau kita bergerak bersama, insya Allah pengangguran dan kemiskinan bisa kita selesaikan bersama. Matur nuwun (terimakasih) untuk DPRD Surabaya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan Hari Pahlawan selalu dikenang dengan khidmat, karena saat itu arek-arek Surabaya berjuang dan bertempur dengan gagah berani mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari ini kita ingin menyerap seluruh semangat arek-arek Suroboyo itu, makanya kita sahkan APBD Surabaya dengan kekuatan Rp 11,2 triliun. Ini ada kenaikan sampai Rp 500 miliar,” sebut Awi, sapaan akrabnya.

Dia juga mengaku sempat berpesan kepada Wali Kota Eri bahwa penetapan APBD dengan waktu yang lebih dini ini, tentu akan membuat skema pembangunan akan bisa lebih ditata dengan baik ke depannya.

Dengan demikian, diharapkan bisa dilakukan penyerapan yang maksimal dan kemudian kepentingan-kepentingan pada masyarakat, terutama untuk peningkatan ekonomi bisa dilayani dengan sebaik-baiknya.

“Kawan-kawan DPRD bangga, Pak Wali bangga karena paripurna hari ini adalah paripurna yang inspiratif dan ditandai dengan menyanyikan lagu “Kebyar-Kebyar” dari Gombloh sembari mengibarkan bendera merah putih dan diakhiri dengan lagu “Bagimu Negeri” dan kami semuanya menggunakan kostum pejuang yang dulu dikenakan oleh arek-arek Suroboyo ketika berjuang,” katanya.

Awi juga menjelaskan bahwa sudah beberapa tahun ini APBD Surabaya ditetapkan pada Hari Pahlawan. Menurutnya, ini akan menjadi agenda rutin tahunan sejauh DPRD dan jajaran Pemkot Surabaya bisa berkomitmen bersama untuk menata pemerintahan ini menjadi lebih baik.

“Saya kira itu tidak terlalu sulit untuk dilakukan dan kita semua mengikuti regulasinya,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Setelah pengesahan ini, maka tahun depan seluruh pimpinan dan anggota DPRD Surabaya akan menggunakan semua kewenangannya untuk mengawasi APBD ini.

Dia juga menegaskan bahwa pengawasan itu akan dilakukan dari waktu ke waktu, terutama apakah anggaran itu sudah tepat sasaran atau tidak.

“Teman-teman DPRD semuanya sangat rajin dan teliti untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan di Surabaya. Semoga di tahun 2023 Surabaya terus membaik dan lebih maju,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...