Minggu
01 November 2026 | 4 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diusulkan Melalui Sadarestuwati, Realisasi, Warga Menamai Titian Gantung di Sungai Widas Itu: Jembatan Pangestu

IMG-20230307-WA0015_copy_600x338

NGANJUK – Warga Desa Putren Kecamatan Nganjuk bersuka cita, pada Senin (6/3/2023). Pasalnya, rencana pembangunan jembatan yang diusulkan warga kepada anggota Komisi V DPR RI, Hj Sadarestuwati pada dua tahun lalu akhirnya terwujud dan resmi digunakan.

Tumpah ruah warga setempat menghadiri acara peresmian jembatan yang membentang di Sungai Widas. Jembatan dengan konstruksi gantung itu menghubungkan Dusun Putren dengan Dusun Ngrandu. Panjang jembatan 80 meter, lebar 1,8 meter dengan kapasitas maksimal 40 orang.

Suka cita warga menyambut acara peresmian beralasan.

Menurut Putut, warga, jembatan memangkas jarak tempuh antar dusun tersebut. Sebelum ada jembatan ini, warga Dusun Puntren yang hendak ke Dusun Ngrandu atau sebaliknya, mesti menempuh jarak sekira 4 sampai 5 kilometer. “Memutar lewat jembatan yang ada di desa lain,” katanya.

Padahal, ada berbagai keperluan mobilitas warga di dusun tersebut. Mulai dari anak-anak bersekolah, mengangkut hasil pertanian dan mobilitas lainnya. Celakanya, kalau ada warga yang meninggal dunia, pengantar jenazah ke makam pun memutar.

“Tentu saja warga gembira dengan diresmikannya jembatan ini,” katanya.

Apalagi, kenang Putut, rencana pengusulan jembatan sudah disampaikan kepada pihak Sadarestuwari pada 2 tahun silam. Ia pun mengingat persis waktunya. Pada 21 April 2021, warga melaksanakan rembug desa perihal jembatan ini.

“Saat itu ada yang mengusulkan juga, jika rencana terwujud, jembatan diberi nama Pangestu, merujuk nama bu Estu (Sadarestuwati). Ini karena saking kepinginnya punya jembatan. Makanya, jembatan diresmikan dengan nama jembatan Pangestu,” katanya.

Acara peresmian ditandai dengan seremoni pengguntingan pita oleh Sadarestuwati. Pada acara tersebut, perempuan yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut didampingi Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan juga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bu Estu (Sadarestuwati) karena sudah membantu dalam pembangunan jembatan ini dengan mengusulkan ke pemerintah pusat,” ujar Marhaen Djumadi. (eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...