Selasa
09 Juni 2026 | 1 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disaksikan Wamen dan Gubernur, Gus Ipin Tuntaskan BLT DD Tahap I

pdip-jatim-nur-arifin-160520

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menuntaskan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa ke 152 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Rampungnya penyaluran bantuan tahap pertama ini ditandai dengan penyerahan BLT-DD di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, kemarin.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan simbolis BLT-DD kepada lima perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM). Penyerahan BLT-DD yang dimulai sejak April 2020 itu disaksikan Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui video conference.

“Ada beberapa desa di Pogalan dan beberapa desa di Dongko yang penyalurannya dilakukan hari ini. Alhamdulillah sudah 100 persen,” ucap Arifin.

Bupati yang akrab disapa Gus Ipin ini menambahkan, kemajuan dilakukan sebagian pemerintah desa dalam meredam gejolak sosial. Adapun beberapa desa, seperti di Desa Karangturi yang penyalurannya tahap pertama pada April, saat ini sudah memasuki tahap dua.

“Ini artinya mungkin secara umum nanti pada Juni, satu pekan setelah Lebaran mungkin tahap dua juga sudah salur 100 persen,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD di Kabupaten Trenggalek sendiri sebanyak 6.817 orang dengan anggaran mencapai Rp 4 miliar dari seluruh Dana Desa. Sementara jumlah KPM di setiap desa bervariasi, tergantung kondisi perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Penyaluran BLT-DD di Kabupaten Trenggalek yang dinilai cepat itu pun mendapat apresiasi dari Kementerian Desa PDTT dan juga Pemprov Jawa Timur.

Menurut Gus Ipin, hal itu karena adanya dukungan dari seluruh Forkopimda sehingga memastikan pemerintah desa tidak ragu dalam penyaluran BLT-DD. Selain itu juga karena penyaluran BLT-DD diperbolehkan secara tunai sehingga lebih memudahkan.

“Juga kepala desa kita geraknya simultan, tidak menunggu data 100 persen baik dulu, yang penting dananya ada, datanya ada, diturunkan sambil dikoreksi. Kalau nunggu data sempurna, corona-nya selesai tidak bagi-bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat,” jelas dia.

“Itu juga sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden dan Pak Mensos untuk segera mempercepat proses pencairan ini,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...