Kamis
29 Oktober 2026 | 3 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disaksikan Wamen dan Gubernur, Gus Ipin Tuntaskan BLT DD Tahap I

pdip-jatim-nur-arifin-160520

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menuntaskan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa ke 152 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Rampungnya penyaluran bantuan tahap pertama ini ditandai dengan penyerahan BLT-DD di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, kemarin.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan simbolis BLT-DD kepada lima perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM). Penyerahan BLT-DD yang dimulai sejak April 2020 itu disaksikan Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui video conference.

“Ada beberapa desa di Pogalan dan beberapa desa di Dongko yang penyalurannya dilakukan hari ini. Alhamdulillah sudah 100 persen,” ucap Arifin.

Bupati yang akrab disapa Gus Ipin ini menambahkan, kemajuan dilakukan sebagian pemerintah desa dalam meredam gejolak sosial. Adapun beberapa desa, seperti di Desa Karangturi yang penyalurannya tahap pertama pada April, saat ini sudah memasuki tahap dua.

“Ini artinya mungkin secara umum nanti pada Juni, satu pekan setelah Lebaran mungkin tahap dua juga sudah salur 100 persen,” katanya.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD di Kabupaten Trenggalek sendiri sebanyak 6.817 orang dengan anggaran mencapai Rp 4 miliar dari seluruh Dana Desa. Sementara jumlah KPM di setiap desa bervariasi, tergantung kondisi perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Penyaluran BLT-DD di Kabupaten Trenggalek yang dinilai cepat itu pun mendapat apresiasi dari Kementerian Desa PDTT dan juga Pemprov Jawa Timur.

Menurut Gus Ipin, hal itu karena adanya dukungan dari seluruh Forkopimda sehingga memastikan pemerintah desa tidak ragu dalam penyaluran BLT-DD. Selain itu juga karena penyaluran BLT-DD diperbolehkan secara tunai sehingga lebih memudahkan.

“Juga kepala desa kita geraknya simultan, tidak menunggu data 100 persen baik dulu, yang penting dananya ada, datanya ada, diturunkan sambil dikoreksi. Kalau nunggu data sempurna, corona-nya selesai tidak bagi-bagi bansos kita, tidak bisa bantu masyarakat,” jelas dia.

“Itu juga sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden dan Pak Mensos untuk segera mempercepat proses pencairan ini,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...