Kamis
29 Oktober 2026 | 4 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diresmikan Risma, Kini Warga Surabaya Bisa Tes Usap PCR Gratis

pdip-jatim-risma-labkesda-2

SURABAYA – Warga Kota Pahlawan kini bisa dapat tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 gratis di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Gayungsari Nomor 124, Surabaya.

Sedangkan bagi warga luar Surabaya dikenakan biaya Rp 120 ribu. Labkesda Surabaya ini dapat memeriksa sampel mencapai 2.000-4.000 sampel setiap hari.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah berkali-kali berkunjung ke laboratorium tersebut untuk mengecek keamanan gedung berikut perbaikannya. Risma tak mau ketika membuat sesuatu ada kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

“Makanya saya berkali-kali memonitor pembangunan ini. Mungkin hanya kita saja yang punya laboratorium seperti ini untuk tingkat kota dan kabupaten, karena biasanya ini di tingkat provinsi,” kata Risma, saat peresmian Labkesda Surabaya, Selasa (15/9/2020).

Risma menuturkan, laboratorium ini akan menjadi tempat tes PCR gratis bagi warga Surabaya. Oleh karena itu, dia berharap warga Surabaya yang sering bolak-balik keluar kota dan datangnya ke Surabaya malam-malam, diharapkan bisa mampir ke laboratorium tersebut sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.

“Seperti para sopir atau pengusaha yang sering keluar kota dan mungkin datangnya malam-malam, saya harap sebelum masuk rumah tes dulu di sini. Karena ini buka 24 jam nonstop, supaya kalau masuk ke rumahnya sudah dalam kondisi aman. Kasihan keluarganya nanti kalau tertular, apalagi ini tesnya gratis untuk warga Kota Surabaya,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, bagi warga luar Surabaya atau bukan KTP Surabaya juga bisa tes usap di laboratorium tersebut, tetapi dikenakan biaya sebesar Rp120 ribu. Pengenaan bea ini sesuai perda untuk biaya pemeriksaan.

“Meskipun peralatannya kami diberi BNPB dan swasta, tapi dalam perda kami ada ketentuan biaya Rp120 ribu itu. Saya kira itu sudah sangat murah sekali,” terang dia.

Presiden UCLG ASPAC ini juga menuturkan, laboratorium itu dapat memeriksa 2.000-4.000 sampel setiap harinya. Kemudian untuk hasilnya, bisa diketahui 2-3 hari ke depannya.

Namun, lanjut dia, ke depannya khusus warga Kota Surabaya seperti para sopir atau pengusaha yang bolak-balik ke luar kota, maka akan difasilitasi tes usap gratis dan cepat. Bahkan, hasilnya bisa ditunggu karena hanya membutuhkan waktu 1 jam atau 1,5 jam.

“Jadi, nanti kita akan sediakan yang hasilnya bisa ditunggu. Nah, kalau hasilnya negatif silakan pulang dengan tenang dan aman. Tapi kalau hasilnya positif, saran saya langsung ke Asrama Haji untuk melakukan isolasi. Apalagi di sana sudah ada dokternya, dan kalau ada komorbidnya akan langsung dibawa ke rumah sakit, tapi kalau tanpa gejala bisa di Asrama Haji itu,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Gelar Berani Berkomedi, PDIP Jatim Dorong Anak Muda Berani Kritik Sosial dan Politik

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong generasi muda lebih berani mengangkat persoalan sosial dan politik ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong YKP Surabaya Garap Bisnis Rumah Bekas dan Material Bangunan Murah

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong PT Yekape Surabaya (Perseroda) mengembangkan ...
LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...