Minggu
31 Mei 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dinilai Belum Maksimal, Badan dan Sayap PDIP Kabupaten Blitar Mulai Digerakkan

pdip jatim 260312 guntur

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mulai mendorong penguatan peran badan dan sayap partai yang selama ini dinilai belum berjalan maksimal. Seluruh elemen organisasi tersebut diminta lebih aktif bergerak serta memperkuat kerja-kerja politik kerakyatan di tengah masyarakat.

Upaya itu mulai dilakukan melalui acara sosialisasi nilai kebangsaan yang digelar anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, di Joglo Serbaguna Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan bertema “Membangun Karakter Generasi Muda Anak Bangsa yang Dijiwai Nilai-Nilai Luhur Pancasila” itu dihadiri jajaran pengurus partai setempat, serta berbagai badan dan sayap organisasi PDI Perjuangan, di antaranya Repdem, BSPN, BKN, BMI, Baguna, BPEK hingga Bamusi.

Dalam forum tersebut, Guntur Wahono yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar itu menilai komunikasi dan koordinasi antara pengurus partai dengan badan serta sayap organisasi selama ini belum berjalan optimal, sehingga perlu diperkuat agar seluruh elemen partai dapat bergerak dalam satu irama.

“Hari ini kita mengundang teman-teman dari badan dan sayap partai seperti BKN, BSPN, Repdem, Bapilu, BMI hingga Baitul Muslimin Indonesia. Selama ini mereka jarang diajak koordinasi dan komunikasi oleh cabang partai. Di era kepemimpinan yang baru ini harus ada sinergi yang kuat sehingga semua elemen partai dapat bergerak dalam satu irama,” ujar Guntur.

Ia menegaskan badan dan sayap partai merupakan kekuatan organisasi yang memiliki peran penting dalam memperkuat kerja-kerja politik partai sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap organisasi diharapkan memahami tugas dan fungsinya agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Badan dan sayap ini harus mampu bergerak bersama. Masing-masing punya tugas dan fungsi yang berbeda, tetapi tujuannya sama, yaitu memperkuat perjuangan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Guntur juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat sembilan badan dan sayap partai yang aktif menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Namun ke depan, struktur tersebut berpotensi mengalami penyesuaian seiring perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Yang aktif saat ini ada sembilan badan dan sayap. Tetapi sesuai AD/ART yang baru nanti kemungkinan akan ada perampingan struktur. Untuk langkah selanjutnya tentu DPC menunggu kebijakan dari DPD partai,” jelas dia.

Guntur menegaskan keberadaan badan dan sayap partai tidak boleh sekadar menjadi struktur formal, tetapi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aktivitas nyata.

“Badan dan sayap ini harus aktif di lapangan. Mereka harus menjaga kehormatan dan kebijakan partai. Jangan sampai persoalan masyarakat mereka tahu tetapi hanya diam. Harus ada tindakan nyata untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Apabila menemui kendala di lapangan, ia meminta agar badan dan sayap organisasi segera berkoordinasi dengan pengurus DPC partai untuk mencari solusi bersama.

Selain konsolidasi organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembekalan mengenai pentingnya manajemen organisasi yang solid dan terarah. Menurut Guntur, tidak sedikit organisasi yang dibentuk dengan semangat besar namun tidak mampu bertahan lama karena tidak memiliki fondasi organisasi yang kuat.

“Yang paling prinsip adalah organisasi harus mapan. Kalau organisasi tidak mapan, maka kegiatannya juga tidak akan berjalan baik. Karena itu pembekalan organisasi menjadi sangat penting,” kata Guntur.

Melalui kegiatan konsolidasi ini, ia berharap seluruh badan dan sayap organisasi partai di Kabupaten Blitar dapat semakin solid serta mampu menghadirkan kerja-kerja politik yang lebih nyata bagi masyarakat.

“Di era kepemimpinan kami, organisasi harus berjalan sesuai harapan partai dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat banyak, khususnya masyarakat Blitar,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...