Sabtu
05 September 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Hari Pahlawan, Janda Perintis Kemerdekaan Ini Merasa Bahagia

pdip-jatim-211111-maidi-inda-hari-pahlawan-1

MADIUN – Moedjiati, janda perintis kemerdekaan berusia 80 tahun warga Jalan Asahan, Kota Madiun merasa terharu sekaligus bahagia saat Wali Kota Madiun Maidi mengunjungi rumahnya pada Rabu (10/11/2021).

Tak hanya menengok langsung kondisi warganya, di momen Hari Pahlawan ini wali kota dari PDI Perjuangan tersebut juga memberikan tali asih dan bingkisan.

“Rasanya bahagia dan senang, Bapak Wali Kota masih perhatian kepada kami. Semoga ini bisa jadi berkah untuk semuanya,” ucapnya.

Moedjiati merupakan satu-satunya janda perintis di Kota Madiun. Meski usianya sudah senja, namun raganya masih tampak kuat.

Saat ini, Moedjiati tinggal bersama sanak saudaranya setelah sang suami meninggal dunia 2008 lalu.

Moedjiati mengungkapkan, suaminya, Simin, merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Sebelum menikah dengan dirinya, Simin telah melaksanakan tugas menjaga kedaulatan NKRI di berbagai wilayah.

Dia pun berharap agar generasi penerus bangsa bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan. Yakni, dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang bermanfaat. “Semoga Indonesia semakin maju, kuat, dan lebih baik dari negara lain,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya menyerahkan santunan sosial setelah selesai upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Balai Kota Madiun.

Sebagai Ketua Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45, dia membagikan santunan sosial untuk sesepuh DHC 45 dan untuk anak yatim non panti. Total ada 30 orang yang menerima bantuan sosial.

“Ini gelombang pertama, nanti rangkaiannya akan dilanjutkan di bulan Desember di setiap kelurahan,” tutur Inda.

Bantuan yang diberikan berupa makanan tambahan. Diharapkan bisa mencukupi asupan gizi bagi para anggota DHC yang rata-rata sudah lansia, ditambah dengan satu paket perlengkapan protokol kesehatan (1 box masker, handsoap dan handsanitizer).

“Untuk anak-anak yatim non panti juga sama, makanan tambahan termasuk susu dan satu paket alat-alat sekolah,” imbuhnya.

“Kami harapkan, anak-anak bisa memaknai arti perjuangan dengan melihat para sesepuh yang dulunya adalah pejuang sebagai salah satu pemicu semangat belajar, agar nantinya “merdeka” di saat mereka dewasa,” harap Inda. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...