Selasa
16 Desember 2025 | 9 : 08

Dhito-Dewi Unggul 56,94 Persen di Quick Count Pilbup Kediri 2024

pdip-jatim-241128-dhito-dewi-1

KEDIRI – Hasil perhitungan cepat (quick count) Pilkada Kabupaten Kediri 2024 pasangan calon bupati dan wakil bupati Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa unggul dibandingkan pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah.

Pasangan Dhito-Dewi memperoleh 56,94 persen suara, sementara Deny-Mudawamah memperoleh 43, 06 persen. Hasil ini didapat dari hitung cepat yang dilakukan tim pemenangan dengan margin of error sekitar 1 persen.

Sambil masih menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), dengan keunggulan itu Mas Dhito menyampaikan terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada dirinya dan Mbak Dewi untuk kembali memimpin Kabupaten Kediri.

“Kami patut bersyukur dengan hasil quick count itu tapi yang paling mahal adalah bahwa demokrasi di Kabupaten kediri hari ini berjalan dengan baik,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya, perumahan Budaya Cipta, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Rabu (27/11/2024) malam.

Didampingi istri Eriani Annisa Hanindhito dan Mbak Dewi, dalam kesempatan itu Mas Dhito menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pemenangan, partai pengusung dan pendukung, dan para relawan yang selama ini telah berjuang bersama selama proses Pilkada 2024 berjalan.

Mas Dhito pun meminta semua pihak baik itu pendukung paslon nomor 01 maupun 02 untuk menghormati hasil Pilkada dan menjunjung tinggi kerukunan dan keharmonisan.

Hal itu pula yang telah dilakukannya dengan menjalin komunikasi langsung dengan Deny Widyanarko.

“Hari ini pesta demokrasi telah selesai di Kabupaten Kediri dan tinggal bagaimana merajut kembali (hubungan keharmonisan) yang tadinya mungkin pendukungnya Pak Deny-Mudawamah maupun pendukung saya dan mbak Wabup (Dhito-Dewi), sekarang yang ada adalah masyarakat Kabupaten Kediri,” ungkapnya.

Sebagai petahana, Mas Dhito pun bersyukur dan belajar banyak atas perjalanan yang telah dilalui sejauh ini selama proses Pilkada 2024.

Mengutip kalimat tokoh nasional Johannes Leimena, menteri dari kabinet era Presiden Soekarno, menurut Mas Dhito dalam kontestasi politik yang terpenting bukan bagaimana cara berkuasa. Melainkan etika untuk mengabdi kepada masyarakat. (putera/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Jelang Konfercab dan Konferda, DPC PDIP Surabaya Matangkan Konsolidasi Organisasi

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan pada Desember tahun ini seluruh ...
HEADLINE

Konferda–Konfercab Serentak di Surabaya, PDI Perjuangan Jatim Mantapkan Konsolidasi Pasca Kongres

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan ...
KABAR CABANG

Konferda-Konfercab Serentak, Momentum Berdayakan Kader Perempuan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi sambut Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) 38 ...
KRONIK

Sonny Dorong Kemandirian Budidaya Ikan, Perkuat Pokdakan dengan Bantuan Nila

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis masyarakat terus dilakukan anggota Fraksi PDI ...
RUANG MERAH

Lima Kunci Kemenangan Banteng Jawa Timur dalam Soekarno Cup 2025

Oleh Eri Irawan TIM BANTENG Jawa Timur binaan DPD PDI Perjuangan Jatim berhasil menjuarai turnamen sepak bola ...
KRONIK

Banteng Jatim Juara, Manajer Tim Apresiasi Pelaksanaan Soekarno Cup 2025

SURABAYA – Manajer Tim Banteng Jawa Timur U-17 FC Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.Sc., IPU, mengapresiasi tinggi ...