Selasa
22 September 2026 | 9 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti Perbolehkan Shalat Id dengan Prokes Ketat

pdip-jatim-dewanti-punjul-120521

BATU – Pemerintah Kota Batu memperbolehkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah Shalat Id dengan catatan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Salat Id boleh tapi patuhi proses seperti pakai masker, jaga jarak, dan wudhu dari rumah,” kata Wali Kota Batu Dewanti rumpoko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/5/2021).

Kota Batu yang sudah memasuki zona kuning diperkenankan melakukan Shalat Id, dengan syarat hanya berkapasitas 50 persen dari kapasitas penuh. Ini sesuai SE Kemenag Nomor 7 Tahun 2021, tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Syawal 1442 Hijriyah saat pandemi Covid-19.

Senada dengan yang disampaikan Dewanti, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menjelaskan berdasarkan hasil rakor bersama dengan Gubernur Jawa Timur pelaksanaan Shalat Idul Fitri boleh digelar untuk wilayah yang yang telah menjadi zona hijau, kuning, dan orange.

“Berdasarkan kriteria zonasi PPKM mikro tingkat RT, untuk Kota Batu masuk dalam zona orange. Dengan begitu pelaksanaan Shalat Id masih boleh digelar,” terang Punjul.

Dalam pelaksanaan Shalat Id, tentunya dilakukan dengan syarat-syarat memberlakukan protokol kesehatan secara ketat yang harus diterapkan. Serta takmir masjid harus selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Untuk lansia, orang sakit, masyarakat yang baru saja sembuh, memiliki riwayat penyakit bawaan, dan yang baru melakukan melakukan perjalanan jauh dianjurkan melakukan ibadah Shalat Id di rumah.

“Untuk masyarakat Kota Batu, pelaksanaan harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Ini demi kebaikan bersama. Berdasarkan peraturan yang telah dikeluarkan dari tingkat pusat hingga provinsi, Pemkot Batu telah menyiapkan segala persiapannya,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Batu Dr. Susana Indahwati menerangkan bahwa seluruh tokoh agama yang ada di Kota Batu telah selesai menerima vaksinasi pada bulan April yang lalu.

“Sudah divaksin sekitar 431 orang semua bisa melaksanakan kegiatan Idul Fitri 1442 H dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelas Susana. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Minta Pimpinan Komisi VIII DPR Serius Sikapi Masalah UINSA

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong evaluasi total terhadap tata kelola Perguruan Tinggi ...