oleh

Dewanti Optimis Revitalisasi Pasar Besar Rampung 12 Bulan

-Milangkori-26 kali dibaca

BATU – Progres pembangunan mega proyek Pasar Induk Among Tani atau dulu dikenal dengan Pasar Besar Kota Batu kian terlihat. Pembangunan pasar ini telah dikerjakan sejak 9 Februari 2022 lalu.

Konsep dari pasar ini, kelak akan tetap menjadi pasar tradisional, namun juga bisa jadi destinasi baru bagi wisatawan di Kota Batu, karena akan mengusung konsep green building, dan juga ramah anak hingga ramah difabel.

Pasar ini sendiri dibangun di atas lahan seluas 39.548 meter persegi dengan total luas bangunan 35.077 meter persegi. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, optimistis pengerjaan revitalisasi itu akan rampung dalam waktu 12 bulan, dari target semula 16 bulan.

Baca juga: Pasar Induk Kota Batu Dirancang Ramah Difabel

“Alhamdulillah pas kebetulan lewat, saya melihat bangunannya sudah tinggi. Ternyata memang progresnya sudah melebihi target,” ungkap Dewanti di lokasi pembangunan pasar induk, Senin (16/5/2022).

Dewanti terkesan melihat begitu cepatnya progres revitalisasi pasar besar batu ini. Bahkan berdasarkan keterangan, proses pengerjaan dapat diselesaikan dalam 12 bulan.

Maka dari itu, dia minta dukungan dan doa masyarakat, terutama para pedagang agar progres pembangunan cepat selesai.

“Mohon doanya warga Batu, khususnya pedagang pasar. Mudah mudahan kontrak 16 bulan menjadi 12 bulan, supaya pedagang cepat balik ke tempatnya dari pasar relokasi, mohon doanya,” harapnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut menyebutkan, bahwa dalam proses pengerjaannya, revitalisasi Pasar Besar Batu berjalan secara lancar.

Semua pihak, mulai pemerintah, rekanan, maupun pedagang telah terjalin komunikasi dengan baik, sehingga mendukung kelancaran proses pembangunan.

“Semua paham dan berjalan dengan baik, sama sama punya satu tujuan yang sama, membuat tempat pedagang yang bagus. Nantinya, pembeli yang datang nyaman, dan bukan hanya orang Batu, Bahkan wisatawan,” jelasnya. (ace/pr)