Minggu
09 Agustus 2026 | 7 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Minta Pemprov juga Antisipasi Harga Cabai dalam Jangka Panjang

pdip-jatim-sri-untari-1

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno minta pemerintah provinsi melakukan antisipasi mencegah kasus melonjaknya harga cabai, dalam jangka panjang.

Antisipasi jangka panjang itu, kata Sri Untari, di antaranya dengan adanya sinergi konkret antara Dinas Pertanian Provinsi Jatim dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sinergi itu diperlukan untuk menentukan masa tanam dan masa panen cabai, mengingat kondisi iklim yang berubah-ubah saat ini.

“Kondisi iklim dan cuaca seperti sekarang harus dicermati dan ditelaah bersama,” kata Sri Untari, kemarin.

Sedang terkait melonjaknya harga cabai saat ini, perempuan yang menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengatakan, pemerintah provinsi harus memastikan pemenuhan kebutuhan jangka pendek.

Di antaranya, dengan mengimpor cabai. “Impor adalah kebutuhan jangka pendek untuk mengatasi naiknya harga, karena produksi cabai yang menurun,” jelasnya.

DPRD Jatim, sebut Untari, siap menyetujui impor komoditas cabai, karena alasan kepentingan masyarakat, termasuk dukungan mengenai subsidi untuk menekan harga.

“Kami di dewan siap menyetujuinya selama itu buat kepentingan rakyat,” ujar politisi asal Malang ini.

Sebelumnya, cabai impor dari China dan India banyak ditemukan di daerah Blitar, Tulungagung dan Sidoarjo. Peredaran cabai impor ini menjadi perhatian DPRD Provinsi Jawa Timur ditengah mahalnya harga cabai di pasaran.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya telah melakukan investigasi atas cabai impor asal China dan India.

Kepala Disperindag Jatim Ardi Prasetiawan mengatakan cabai impor asal China dan India yang beredar di wilayah Jatim tersebut sudah memenuhi syarat dan aman dikonsumsi.

“Cabai yang beredar di pasaran itu API-U semua dan aman,” kata Ardi, setelah menghadiri kunjungan dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu, 1 Maret 2017.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf beberapa waktu lalu memang minta disperindag dan BBPOM Surabaya menginvestigasi cabai impor tersebut. Gus Ipul menjelaskan, ada dua jenis impor produk atau Alat Pengenal Importir (API), yakni API-P atau impor barang untuk produksi (industri) serta API-U atau impor produk untuk diperjualbelikan secara umum kepada masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...