Desa Mandiri dan Maju di Gresik Capai 93,6%, Bupati Gresik Terima Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

 189 pembaca

GRESIK – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah bersama jajaran pemkab terus menggenjot percepatan pembangunan desa.

Alhasil, capaian Indeks Desa Membangun (IDM) melesat. Capaian itu pula yang membuat pihak Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mengganjar Pemkab Gresik dengan penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama.

Capaian Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Gresik menempati urutan ketiga di Provinsi Jawa Timur dan urutan ke-21 secara nasional.

Dari total 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan, jumlah desa berstatus mandiri sebanyak 153 desa atau sebesar 46,37%. Untuk desa berstatus maju sebanyak 156 desa atau sebesar 47,27%, dan desa berkembang sebanyak 21 desa atau sebesar 6,36%.

Dari rincian tersebut, total sebanyak 309 desa mandiri dan desa maju (93,64%). Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari yang sebelumnya sebesar 84,24% pada tahun 2021.

“Penghargaan ini untuk seluruh masyarakat kabupaten gresik, karena semakin cepat pembangunan desa maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani, Jumat (28/10/2022).

Bupati diusung PDI Perjuangan tersebut mengatakan, penghargaan tersebut berkat kinerja dan peran serta seluruh pihak yang mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa.

Reward diserahkan langsung oleh Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Pemberian penghargaan dilaksanakan bersamaan dengan launching pendirian lembaga keuangan mikro BUMDesMa, dan penandatanganan MoU dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI, serta perjanjian kerjasama dengan Pangkoarmada II di Surabaya, Kamis (27/10/2022).

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengapresiasi kepala daerah yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan desa.

“Provinsi Jawa Timur memiliki prestasi yang sangat membanggakan, menjadi provinsi yang paling banyak desa mandirinya. Sedangkan kita tahu bahwa Jawa Timur ini jumlah desanya juga sangat banyak,” ujar Abdul Halim.

Abdul Halim berharap, Kabupaten/Kota agar terus berlomba-lomba melakukan percepatan pembangunan desa. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang secara gamblang menjelaskan bahwa pembangunan nasional sejatinya dimulai dari desa. (mus/hs)