LAMONGAN – Wakil Ketua DPRD Lamongan, H Darwoto mengantarkan sejumlah petambak untuk menemui Bupati Yuhronur Efendi guna menyampaikan aspirasi mereka terkait penghapusan alokasi pupuk bersubsidi di sektor perikanan.
Massa petambak menyampaikan aspirasi dengan cara turun jalan, Rabu (2/2/2022). Massa memulai aksinya dari GOR menuju gedung DPRD Lamongan. Di gedung ini, mereka ditemui sejumlah wakil rakyat.
Tokoh masyarakat asal Kecamatan Kalitengah, Surono, mengatakan, pihaknya meminta kepada DPRD untuk mendorong pemerintah mencarikan solusi atas keluhan yang dihadapi petambak.
“Ada 6 kecamatan di Lamongan yang mengalami kelangkaan pupuk sejak dicabutnya pupuk bersubsidi bagi petani tambak. Yakni, Kecamatan Karangbinangun, Deket, Turi, Glagah, Kalitengah dan Kecamatan Kota Lamongan,” katanya.
Dari gedung dewan, massa aksi menuju kantor pemkab. Massa tidak mau membubarkan diri karena hanya ditemui pejabat dari organisasi perangkat daerah. Massa meminta menyampaikan aspirasi secara langsung kepada bupati.
Pada situasi itu, H Darwoto mengantarkan perwakilan petambak untuk menemui bupati.
“Ya, intinya saya hanya mengawal dan mengantar para pendemo (petambak) tersebut untuk menemui Bapak Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Mereka mendesak agar pemerintah mengembalikan lagi pupuk subsidi bagi petani tambak,” ujar Darwoto, Rabu (2/2/2022).

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini berharap, Pemkab Lamongan melakukan upaya agar pembudidaya ikan di tambak masih tetap bisa mendapat alokasi pupuk bersubsidi.
Bupati Yuhronur Efendi, menemui perwakilan petambak di Ruang Pertemuan Ronggohadi. Bupati menghubungi Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan, Dr TB Haeru Rahayu melalui saluran telepon dan diperdengarkan kepada perwakilan petambak.
“Intinya, Pak Haeru menyampaikan akan berusaha mengembalikan lagi pupuk subsidi bagi para petani tambak yang sebelumnya telah dihapus. Dimana pihak Direjn telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pengembalian subsidi pupuk ini,” katanya. (mnh/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










