Sabtu
20 Juni 2026 | 2 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dana Desa Rp 1 M Harus Menghasilkan Puluhan Miliar

Jokowi-perajin caping
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan

JAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan, dana Rp 1 miliar hingga Rp 1,4 miliar untuk tiap desa yang akan diberikan tahun depan harus mempunyai target profit. Dari dana Rp 1 miliar-Rp 1,4 miliar itu, satu desa harus bisa menghasilkan puluhan miliar rupiah.

Menurut Jokowi, seluruh jajaran desa harus mengubah sikap mental untuk selalu menang. “Bukan masalah anggaran. Artinya kalau mereka diberi Rp 1 miliar bisa memberi efek puluhan miliar,” tandas Jokowi, di depan peserta Kongres Pergerakan Desa 2014, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (6/9/2014).

Bila desa tidak bisa menghasilkan efek keuntungan, kata Jokowi, hal itu sebagai sebuah kekeliruan. Oleh karena itulah dia minta seluruh jajaran desa harus mengubah sikap mental. “Kalau dikasih Rp 1 miliar cuma bisa hasilkan setengahnya itu keliru,” ucapnya.

Dia mencontohkan, ada suatu desa di Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah, yang bisa hidup mandiri. Masyarakat di sesa itu mandiri tanpa bicara anggaran sangat produktif. Pupuk buat sendiri, produk cabai, sayur dengan cara modern sehingga harganya lebih tinggi.

“Mereka juga tidak memasukkan produksinya di pasar tradisional tapi ke pasar yang lebih modern. Jadi keuntungan di desa itu lebih banyak. Jadi mereka tidak pikir anggaran, tidak pikir uang, tapi berbuat,” tuturnya.

Dana desa sebesar itu, lanjut Jokowi, sudah cukup bagi pengembangan sebuah desa. Yang paling penting sekarang, ujarnya, menyiapkan sistem bagaimana dana itu sampai ke desa.

“Yang kedua, menyiapkan sistem manajemen desa. Artinya mereka punya perencanaan baik, organisasi pengelolanya juga siap,” papar Jokowi.

Tak kalah penting, imbuh Jokowi, adalah pengawasannya harus jelas seperti apa sistem dan mekanismenya, lalu bagaimana cara menerapkannya. “Kalau tidak disiapkan, uang berpuluh triliun bisa menjadi masalah. Ini yang sedang kita siapkan, jangan sampai uang di desa malah yang banyak tersangkanya. Itu bahaya,” ujarnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...
KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Desak Pemprov Perjuangkan DAU, THR dan Gaji ke-13 Guru Belum Lunas

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mendesak Pemprov Jatim lebih agresif memperjuangkan tambahan DAU dari ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha ...