Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dana Desa Rp 1 M Harus Menghasilkan Puluhan Miliar

Jokowi-perajin caping
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan

JAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan, dana Rp 1 miliar hingga Rp 1,4 miliar untuk tiap desa yang akan diberikan tahun depan harus mempunyai target profit. Dari dana Rp 1 miliar-Rp 1,4 miliar itu, satu desa harus bisa menghasilkan puluhan miliar rupiah.

Menurut Jokowi, seluruh jajaran desa harus mengubah sikap mental untuk selalu menang. “Bukan masalah anggaran. Artinya kalau mereka diberi Rp 1 miliar bisa memberi efek puluhan miliar,” tandas Jokowi, di depan peserta Kongres Pergerakan Desa 2014, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (6/9/2014).

Bila desa tidak bisa menghasilkan efek keuntungan, kata Jokowi, hal itu sebagai sebuah kekeliruan. Oleh karena itulah dia minta seluruh jajaran desa harus mengubah sikap mental. “Kalau dikasih Rp 1 miliar cuma bisa hasilkan setengahnya itu keliru,” ucapnya.

Dia mencontohkan, ada suatu desa di Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah, yang bisa hidup mandiri. Masyarakat di sesa itu mandiri tanpa bicara anggaran sangat produktif. Pupuk buat sendiri, produk cabai, sayur dengan cara modern sehingga harganya lebih tinggi.

“Mereka juga tidak memasukkan produksinya di pasar tradisional tapi ke pasar yang lebih modern. Jadi keuntungan di desa itu lebih banyak. Jadi mereka tidak pikir anggaran, tidak pikir uang, tapi berbuat,” tuturnya.

Dana desa sebesar itu, lanjut Jokowi, sudah cukup bagi pengembangan sebuah desa. Yang paling penting sekarang, ujarnya, menyiapkan sistem bagaimana dana itu sampai ke desa.

“Yang kedua, menyiapkan sistem manajemen desa. Artinya mereka punya perencanaan baik, organisasi pengelolanya juga siap,” papar Jokowi.

Tak kalah penting, imbuh Jokowi, adalah pengawasannya harus jelas seperti apa sistem dan mekanismenya, lalu bagaimana cara menerapkannya. “Kalau tidak disiapkan, uang berpuluh triliun bisa menjadi masalah. Ini yang sedang kita siapkan, jangan sampai uang di desa malah yang banyak tersangkanya. Itu bahaya,” ujarnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...