Kamis
20 Agustus 2026 | 8 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Curanmor Marak, Eri Cahyadi Perketat Batas Kota dan Dorong Tiap Kampung Diportal

pdip-jatim-250413-EC-doorstop

SURABAYA – Menyikapi maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau setiap kampung mempertimbangkan pemasangan portal dan mengaktifkan pos kamling.

Sebab, aksi curanmor tidak hanya terjadi malam hari, tapi juga pada siang hari. “Saya sudah menyampaikan kepada Pak Kapolres tentang hal ini, semua kampung diportal saja. Ketika sudah dikasih portal, setiap RW bisa menganggarkan dana untuk petugas penjaga portal,” kata Eri Cahyadi, Minggu (13/4/2025).

Pemkot Surabaya juga telah memasang banyak kamera pengawas (CCTV). Namun pelaku curanmor dinilai semakin tidak takut dan bahkan terlihat tenang meskipun mengetahui keberadaan CCTV.

Eri pun menyoroti data penangkapan komplotan pencuri yang cukup banyak, namun tidak membuat pelaku jera. Dia menduga salah satu faktornya adalah kondisi ekonomi Surabaya yang relatif sejahtera, sehingga banyak warga memiliki kendaraan bermotor.

“Saya minta warga Surabaya lebih waspada. Maka kemarin saya sampaikan Pak Kapolres kalau semua kampung ditutup pakai portal. Nanti tinggal saya koordinasikan dengan RT/RW bagaimana menjaganya,” imbaunya.

Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh warga Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ceroboh dalam menjaga kendaraan bermotornya.

“Saya meminta tolong kepada warga Surabaya untuk lebih waspada. Pencuri atau maling sekarang lebih berani dan lebih pintar. Dahulu, motor dengan kunci ganda mungkin aman, namun kini meskipun terkunci, kendaraan tetap rawan dicuri karena kemampuan pelaku yang semakin canggih,” tutur Eri.

Dia juga mengambil langkah strategis dengan memperketat pengawasan di wilayah perbatasan kota. Langkah ini untuk mencegah masuknya pelaku kejahatan dari luar daerah yang menyasar Surabaya karena dianggap sebagai kota yang sejahtera.​

“Insya Allah, penjagaan di perbatasan akan diperketat dengan pendirian pos-pos keamanan,” ucapnya.

Nantinya, Pemkot Surabaya akan melakukan koordinasi intensif dengan jajaran kepolisian dan TNI untuk merumuskan langkah-langkah antisipasi yang lebih efektif.

Koordinasi tersebut melibatkan Kapolda Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Komandan Kodim (Dandim) Surabaya.

“Saya bersama Pak Kapolda Jatim, Pak Kapolres Surabaya, dan Pak Dandim telah membahas tentang antisipasi curanmor, karena curanmor merupakan isu krusial bagi keamanan kota. Beberapa hal penting telah kami bahas dalam pertemuan tersebut,” jelasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...