Minggu
28 Juni 2026 | 10 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cek Kesehatan Gratis Masyarakat Sumenep, Investasi Panjang untuk Indonesia Emas 2045

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 11082025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang berlangsung melalui momentum ulang tahun dan kegiatan sekolah.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar menuju visi Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada deteksi dini penyakit, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kualitas hidup warga.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin adalah investasi jangka panjang bagi diri sendiri dan keluarga.

“Semakin cepat kita mengetahui kondisi kesehatan, semakin besar peluang untuk mencegah berkembangnya penyakit dan mengurangi risiko kecacatan maupun kematian,” ujarnya dalam Surat Edaran Nomor 29 Tahun 2025.

Program CKG terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, CKG Ulang Tahun diperuntukkan bagi bayi dan anak usia hingga enam tahun serta dewasa berusia delapan belas tahun ke atas, dilaksanakan setiap bulan Maret.

Kedua, CKG Sekolah menyasar anak usia tujuh hingga tujuh belas tahun dan dilakukan setiap awal tahun ajaran baru di bulan Juli.

Ketiga, CKG Khusus menyasar ibu hamil, bayi, dan anak usia dini sesuai standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemkab Sumenep menggerakkan seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, dan Tim Penggerak PKK. ASN dan Non-ASN diwajibkan melakukan CKG minimal sekali setahun.

Juga sekolah, madrasah, dan pesantren diminta menyiapkan data siswa, tempat pemeriksaan, serta berkoordinasi dengan puskesmas. Orang tua diimbau mengaktifkan JKN dan mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mencatat data kesehatan anak.

Fauzi juga meminta Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Kesehatan menyelaraskan dan menyiarkan program, sedangkan puskesmas memberikan pelayanan, tindak lanjut hasil pemeriksaan, dan pelaporan data ke Sistem Informasi Kesehatan Nasional.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap seluruh warga melihat CKG bukan sekadar layanan gratis, tetapi sebagai investasi kesehatan untuk masa depan.

“Sehat adalah modal utama membangun masa depan. Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berinvestasi demi Sumenep sehat dan Indonesia Emas 2045,” tandas Fauzi. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Festival Mural Selesai, Kantor DPC Lamongan Bagai Galeri Seni Nasionalisme

LAMONGAN – Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 digelar DPC PDI Perjuangan Lamongan berakhir Minggu (28/6/2026) ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Bekali Gen Z Keterampilan Make Up untuk Buka Peluang Usaha

PDI Perjuangan Kota Blitar membekali perempuan Gen Z dengan keterampilan make up modern sebagai bekal berwirausaha ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Napak Tilas Sejarah Hubungan Bung Karno dan KH Baidhowi, Lasem

BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten ...
KABAR CABANG

Apresiasi bagi Seniman Muda, Lukisan Terbaik Bung Karno Dipajang di Kantor DPC Kabupaten Kediri

Lukisan terbaik Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar dipajang di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sebagai ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan Lewat Soekarno Fun Trail Run 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengampanyekan penyelamatan lingkungan melalui Soekarno Fun Trail Run 2026 sekaligus ...
KABAR CABANG

Kader Perempuan Didorong Jadi Penggerak Akar Rumput, DPC PDIP Trenggalek Bekali Strategi Komunikasi

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat peran kader perempuan sebagai penggerak akar rumput ...