Selasa
13 Oktober 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cek Kesehatan Gratis Masyarakat Sumenep, Investasi Panjang untuk Indonesia Emas 2045

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 11082025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang berlangsung melalui momentum ulang tahun dan kegiatan sekolah.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar menuju visi Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada deteksi dini penyakit, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kualitas hidup warga.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin adalah investasi jangka panjang bagi diri sendiri dan keluarga.

“Semakin cepat kita mengetahui kondisi kesehatan, semakin besar peluang untuk mencegah berkembangnya penyakit dan mengurangi risiko kecacatan maupun kematian,” ujarnya dalam Surat Edaran Nomor 29 Tahun 2025.

Program CKG terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, CKG Ulang Tahun diperuntukkan bagi bayi dan anak usia hingga enam tahun serta dewasa berusia delapan belas tahun ke atas, dilaksanakan setiap bulan Maret.

Kedua, CKG Sekolah menyasar anak usia tujuh hingga tujuh belas tahun dan dilakukan setiap awal tahun ajaran baru di bulan Juli.

Ketiga, CKG Khusus menyasar ibu hamil, bayi, dan anak usia dini sesuai standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemkab Sumenep menggerakkan seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, dan Tim Penggerak PKK. ASN dan Non-ASN diwajibkan melakukan CKG minimal sekali setahun.

Juga sekolah, madrasah, dan pesantren diminta menyiapkan data siswa, tempat pemeriksaan, serta berkoordinasi dengan puskesmas. Orang tua diimbau mengaktifkan JKN dan mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mencatat data kesehatan anak.

Fauzi juga meminta Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Kesehatan menyelaraskan dan menyiarkan program, sedangkan puskesmas memberikan pelayanan, tindak lanjut hasil pemeriksaan, dan pelaporan data ke Sistem Informasi Kesehatan Nasional.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap seluruh warga melihat CKG bukan sekadar layanan gratis, tetapi sebagai investasi kesehatan untuk masa depan.

“Sehat adalah modal utama membangun masa depan. Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berinvestasi demi Sumenep sehat dan Indonesia Emas 2045,” tandas Fauzi. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...