Jumat
17 Juli 2026 | 5 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Remaja Surabaya Lakukan Hal Negatif, Petugas Gabungan Gelar Sweeping Jam Malam

pdip jatim 250704 sweeping jam malam 1

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan jajaran TNI-Polri menggelar sweeping jam malam, Kamis (3/7/2025).

Sebelum menggelar sweeping jam malam, jajaran operasi gabungan melaksanakan apel di Balai Kota Surabaya.

Eri menyampaikan tujuan dilakukannya pembatasan jam malam agar mencegah anak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi membawa dampak negatif.

Dia berharap kegiatan sweeping tersebut mendapat dukungan dari para orang tua. Terlebih tujuan dari kegiatan tersebut ialah mencegah dan memberikan perlindungan bagi para remaja.

Usai apel, petugas gabungan melaksanakan sweeping jam malam diperuntukkan bagi remaja di bawah usia 18 tahun yang masih berkeliaran di atas jam 22.00 WIB.

Sweeping dilakukan di beberapa lokasi di antaranya Kota Lama, Kedung Cowek, Kenjeran, Merr, dan Taman Apsari.

Pada saat melakukan sidak, Eri menemukan siswa SMA yang masih nongkrong di luar rumah sambil menikmati kopi. Dia juga menemui pemuda yang sedang dalam kondisi mabuk.

“Tadi yang di Nambangan saya telepon tanya ibunya, apakah pamit. Ya memang dia pamit, tapi saya ingatkan untuk segera pulang,” ungkap Eri di Balai Kota usai sweeping.

“Untuk tadi yang mabuk juga saya minta agar segera diproses. Apalagi parahnya mabuknya di depan mushola,” imbuhnya.

Eri juga menyampaikan bahwa budaya cangkruk di Surabaya memang sudah sangatlah kental. Terlebih suasana Surabaya yang sangat nyaman untuk dinikmati pada malam hari.

“Tempat yang rame kita perketat lagi, apalagi Surabaya memang enak dinikmati saat malam seperti Jogja,” ujarnya.

“Ciri khas budaya arek itu yang kita perkuat. Kalau wilayah pinggir kuat, tengah kota juga kuat,” tambahnya.

Pemkot Surabaya berencana akan kembali melakukan sweeping jam malam dengan memperkuat pengawasan pada berbagai wilayah yang diketahui menjadi lokasi kumpul remaja Surabaya. Hal tersebut dilakukan demi menghindari para remaja dari dampak negatif.

“Jadi wilayah-wilayah diperkuat, Sabtu besok titik mana yang kita perkuat,” ungkapnya.

“Kita bangun Surabaya pakai hati, semua nanti dibalas oleh Gusti Allah, capek ya capek, tapi kita orang tua jangan pernah capek membimbing anak-anak,” tutupnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Wujudkan “Rumah Rakyat”, Kantor DPC Tuban Jadi Tempat Menginap Atlet Pencak Silat

TUBAN – Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban dialihfungsikan sementara sebagai tempat ...
KRONIK

Bupati Sumenep Promosikan UMKM dengan Pembayaran QRIS Rp1

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Bank Jatim Cabang Sumenep menghadirkan program belanja ...
LEGISLATIF

Saifudin Dorong Perda Pariwisata Wajibkan Destinasi Wisata Libatkan UMKM Lokal

Anggota DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Perda Pariwisata yang mewajibkan setiap destinasi wisata di Kota ...
KRONIK

Sidang Perwalian Yatim-Piatu, Bupati Bangkalan: Kita Pastikan Anak Tumbuh dalam Lingkungan Aman

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Agama setempat menggelar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Pemkab Ajukan Hibah Mobil Damkar ke DKI Jakarta

DPRD Jember mendorong Pemkab Jember segera mengajukan hibah mobil pemadam kebakaran ke DKI Jakarta sebagai solusi ...
EKSEKUTIF

Lamongan Kejar Target Zero Stunting, Semula 27 Persen Kini 3,65

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dirham Akbar Aksara, ...