Sabtu
27 Juni 2026 | 12 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Paham Anti Pancasila, Mindo Bumikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara

pdip-jatim-220417-4-pilar-mind

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mindo Sianipar menyebut, bangsa Indonesia saat ini tengah digoyah oleh paham-paham ataupun aliran-aliran yang berseberangan dengan Pancasila seperti paham radikalisme dan intoleran.

Hal itu dia sampaikan secara virtual saat sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di I-Club, Kota Madiun, Sabtu (16/4/2022) sore, diikuti segenap jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Kota Madiun, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut Mindo, kondisi tersebut tentu sangat berbahaya jika tidak segera disikapi dengan serius. Karena itu, legislator banteng ini menekankan tentang pentingnya empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena itu, dengan sosialisasi seperti ini akan menambah pengetahuan masyarakat bagaimana ciri-ciri aliran atau paham anti Pancasila. Selain itu, diharapkan sosialisasi ini mampu menambah rasa nasionalisme masyarakat dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” jelas Mindo, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Selain Mindo Sianipar yang menjadi pemateri secara virtual, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo, Sekretaris DPC Heri Supriyanto dan Indriani dosen dari Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) Kota Madiun, juga didapuk sebagai pemateri secara tatap muka.

Menurut Anton Kusumo, saat ini paham radikalisme dan intoleransi penyebarannya sudah kuat. Maka, rakyat Indonesia harus betul-betul menjaga empat pilar berbangsa dan bernegara. Salah satunya dengan sosialiasi seperti ini.

“Ini wajib, dan menurut saya tidak boleh dilakukan cuma satu kali tetapi saya berharap dilakukan berkali-kali. Tidak hanya internal partai tetapi juga oleh masyarakat di Kota Madiun,” ujar Anton.

Dia berharap, penanaman empat pilar berbangsa dan bernegara kepada masyarakat terus dilakukan. Tidak hanya oleh wakil rakyat di DPR pusat, provinsi, tetapi anggota dewan yang ada di tingkat kota/kabupaten wajib mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara.

“Implementasinya dalam kehidupan sehari-hari seperti saling menghormati dan saling menyayangi. Dan ini bagian dari Pancasila, harus terus disampaikan kepada masyarakat. Karena tanpa rasa saling menghormati dan menyayangi akan menimbulkan kondisi yang tidak baik dalam kehidupan bermasyarakat,” paparnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...