Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Capaian Vaksinasi Kota Surabaya Masuk Level 1, tapi Diharuskan PPKM Level 3 karena Aglomerasi

pdip-jatim-wali-kota-surabaya-160921-eri-cahyadi

SURABAYA – Berbagai indikator termasuk capaian vaksinasi Covid-19 di Surabaya membuat kota Pahlawan turun pada kategori pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Namun karena terkendala keterkaitan wilayah sekitar Kota Surabaya (aglomerasi Surabaya Raya), maka diharuskan pada kategori level 3.

Asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 14 September 2021 menetapkan Kota Surabaya berstatus level 1. Penetapan ini didasarkan setelah Surabaya berhasil memadahi enam indikator penilaian. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersyukur kotanya sudah berstatus level 1.

Alhamdulillah dari hasil asesmen Kementerian Kesehatan, Surabaya hari ini masuk ke level 1. Dari enam indikator itu, kita semuanya sudah memadahi,” kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya,” Kamis (16/9/2021).

Enam indikator penilaian tersebut, terbagi menjadi Transmisi Komunitas dan kapasitas Respon. Untuk Transmisi Komunitas, kasus konfirmasi per 100.000 penduduk di Surabaya saat ini 8,81 (tingkat 1). Lalu, Rawat Inap Rumah Sakit per 100.000 penduduk saat ini 3,43 persen (tingkat 1). Kemudian, angka kematian per 100.000 penduduk, berada di angka 0,65 (tingkat 1).

Sedangkan Kapasitas Respon, terdiri dari testing – % Positive Rate per Minggu di Surabaya di angka 0,41 (memadahi). Selanjutnya, tracing – rasio kontak erat/kasus konfirmasi per Minggu sekarang di angka 20,71 (memadahi). Kemudian untuk treatment – Bed Occupancy Rate (BOR) per Minggu sekarang di angka 14,54 (memadahi).

Atas kondisi ini, politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen di Kota Surabaya.

Alhamdulilahmatur nuwun (terima kasih) kepada semua warga Surabaya. Ini berkat perjuangan njenengan (anda) semua, termasuk stakeholder. Saya haturkan (ucapkan) banyak terima kasih, ayo kita jaga level 1 ini sehingga Surabaya bisa terus berkembang,” tuturnya.

Meski sudah berstatus level 1, berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kemenkes, tetapi menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 42 Tahun 2021 tentang PPKM level 4,3,dan 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, Kota Surabaya masih berada di level 3.

Eri Cahyadi menjelaskan bahwa dalam aturan Inmendagri yang baru, total capaian vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lansia, menjadi salah satu indikator baru penurunan level. Untuk penurunan level kabupaten/ kota dari level 2 ke level 1, capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen.

“Vaksinasi dosis 1 di Kota Surabaya telah mencapai 101,32 persen, sedangkan vaksinasi dosis 2 mencapai 64,67 persen. Kemudian, untuk dosis 1 lansia mencapai 90,10 persen dan dosis 2 mencapai 78,76 persen,” ungkap dia.

Meskipun secara aturan Inmendagri capaian vaksinasi di Kota Surabaya sudah memenuhi, tetapi Surabaya masih di level 3. Hal ini karena Surabaya memiliki keterkaitan dengan wilayah aglomerasi (Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo). Artinya, capaian vaksinasi di Surabaya Raya juga menjadi indikator penurunan level.

Oleh sebab itu, Eri Cahyadi melakukan koordinasi dengan Bupati Gresik dan Bupati Sidoarjo untuk membantu melaksanakan percepatan vaksinasi.

“Kami juga koordinasi dengan Gresik dan Sidoarjo, karena kita aglomerasi. Sehingga kita akan bantu ke sana nakesnya (tenaga kesehatan) dengan vaksin yang mungkin akan ditambahkan oleh Kemenkes. Saya yakin, tidak lama (capaian vaksin) aglomerasi ini. Karena Surabaya bergantung pada Gresik, Sidoarjo dan sebaliknya,” ungkap dia.

Meski demikian, politisi yang akrab disapa Cak Eri ini tetap terus mengajak masyarakat Surabaya berjuang bersama mewujdkan Surabaya menjadi zona hijau. Cak Eri berharap kehidupan dan roda perekonomian masyarakat dapat segera normal.

“Terima kasih warga Surabaya. Kita terus berjuang bersama agar bisa zona hijau, harus kita wujudkan dalam waktu tidak lama. Agar ekonomi Surabaya bangkit dan semua normal kembali. Sehingga kebahagiaan warga Surabaya terwujud dan tidak lagi terhambat Covid-19,” pungkasnya. (yol/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...