JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto minta anggaran sosialisasi Pemkab Jember melalui media sosial senilai Rp 2,6 miliar bisa ditransparasikan ke publik.
Anggaran sosialisasi tersebut peruntukannya sebagian meliputi mediagram lokal senilai Rp 200 juta, mediagram Jawa Timur Rp 250 juta, dan influencer lokal Jember Rp 840 juta untuk influencer regional Jawa Timur. Sementara sisanya Rp 1,310 miliar untuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Kepada media, Selasa (9/9/2025), Candra Ary Fianto mengatakan, Komisi B segera mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Diskominfo untuk mengevaluasi kembali kinerja dari mediagram dan influencer.
Evaluasi itu di antaranya terkait standarisasi materi publikasi, dan rincian peruntukan anggaran. Pasalnya anggaran bersumber APBD tersebut wajib dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sebagai pembayar pajak.
“Jangan sampai kemudian muncul asumsi liar. Oleh karenanya semua harus diutarakan secara gamblang,” kata Candra.
Di era digital seperti saat ini, lanjut dia, semua harus terbuka. Sebab transparansi anggaran adalah bagian dari pertanggungjawaban dalam mengemban amanah jabatan dan amanah pengelolan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat.
Sebagaimana diketahui di RDP sebelumnya (23/6/2025), Kepala Diskominfo saat itu Bobby Arie Sandi, menjelaskan Pemkab Jember menggandeng 55 media massa, 35 media Instagram (mediagram) lokal, dan 10 mediagram regional untuk menyosialisasikan program pembangunan daerah
“Kami bekerja sama mulai dari media nasional televisi, media online nasional, termasuk juga media online regional wilayah Jatim, radio lokal, televisi lokal, media cetak lokal, dan media online lokal,” urainya.
Tapi, meski sudah mengaku bekerja sama dengan beberapa media massa dan mediagram, pihak Diskominfo belum bisa mengeksekusinya karena masih menunggu petunjuk teknis dan pelaksanaan dari Pemprov Jatim.
Sementara Plt Kepala Diskominfo Regar Jane saat dikonfirmasi melalui saluran whatsapp belum menanggapi. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











