Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Calon Pemimpin 2045, Wabup Gresik: Bibit Unggul Harus Disiapkan Sekarang

pdip-jatim-211010-aminatun-habibah-seminar

GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut, generasi emas atau bibit unggul harus disiapkan mulai sekarang dalam menghadapi tahun 2045 mendatang.

Hal itu disampaikan Bu Min saat menghadiri seminar pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan di era pandemi yang digelar Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Sabtu (9/10/2021).

Bu Min menyebutkan, bahwa aset kedepan berada di tahun 2045, pada saat itu Indonesia mendapatkan keuntungan bonus demografi. Generasi emas tersebut pada dasarnya menjadi bibit unggul, dan sudah ada mulai dari sekarang.

“Anak-anak di masa sekarang maupun yang baru lahir tahun ini berada di sekeliling kita, merekalah yang akan memimpin bangsa ini di tahun 2045 kelak,” kata Aminatun Habibah.

Disebutkan, pada tahun 2045 pekerja di Indonesia berjumlah lebih banyak dari pada negara lain. Angkatan kerja dengan usia produktif 18-58 tahun jumlahnya akan lebih banyak dari manula dan anak-anak.

“Ini sangat menguntungkan kita di masa mendatang. Makanya persiapan harus dilakukan mulai sekarang,” ungkap wakil bupati dari PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, anak-anak di Kabupaten Gresik wajib mendapat pengawasan dan perlindungan. Pihaknya sangat berterima kasih kepada Nurul Haromaini, istri Bupati Gresik, sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gresik dan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Pelindungan Anak (KBPPPA) Saifuddin Ghozali karena selalu mensupport kegiatan GOW.

Dalam kegiatan seminar tersebut, turut hadir narasumber Tis’at Afriyandi dari Surabaya Children Crisis Centre. Tis’at memberikan edukasi kepada para orang tua agar tetap mengawasi anak dengan sesuai dan benar.

Dia menyebut, tingginya gelombang kesenjangan ekonomi di masa pandemi menyebabkan hilangnya mata pencarian dan susahnya perekonomian yang berdampak pada meningkatnya beban keluarga yang berpotensi memicu kekerasan dalam rumah tangga, apalagi pada anak.

Tis’at Afriyadi mengajak para orang tua yang sudah mempunyai banyak pengalaman luar biasa tentang anak, untuk menyelamatkan anak-anak. Meski jumlah anak-anak hanya 30% dari penduduk Indonesia.

“Mereka adalah 100% dari masa depan bangsa dan negara, masa depan bangsa dan negara tergantung dengan mereka,” pungkasnya. (mus/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...