Senin
25 Mei 2026 | 6 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cak Eri: Kalau Masyarakat Tanamkan Nilai-nilai Pancasila, Akan Terwujud Kesejahteraan di Kampung

pdip-jatim-251001-HKP-Sby

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di halaman Balai Kota, Rabu (1/10/2025). Upacara dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Peringatan bertajuk “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, dihadiri jajaran DPRD Surabaya, serta perangkat Pemkot hingga tingkat lurah.

Eri Cahyadi menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila di dalam setiap kehidupan masyarakat. Karena itu, ujarnya, di Surabaya dibentuk Satgas Kampung Pancasila.

Menurutnya, di Surabaya pun sudah ada Kampung Ekonomi, ada Kampung Lingkungan, ada juga Kampung Berbagi dan Berjiwa Sosial.

“Karena itulah, dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini, maka kita menjalankan sila-sila yang ada di Pancasila bukan hanya di lisan, tapi di dalam setiap tingkah laku. Setiap kebijakan pemerintah, pengambilan keputusan dari seluruh masyarakat untuk pembangunan, ayo kita merujuk pada nilai-nilai Pancasila,” kata Eri Cahyadi.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, ketika nilai-nilai Pancasila ditanamkan dalam kehidupan masyarakat, maka kesejahteraan warga di perkampungan Kota Pahlawan akan terwujud.

“Insya Allah kalau kita menanamkan nilai-nilai Pancasila dari sila pertama sampai sila kelima, maka di situlah akan terwujud kesejahteraan di masing-masing kampung, yang akhirnya memberikan kesejahteraan untuk Kota Surabaya,” ucapnya.

Dia menyebutkan, nilai-nilai Pancasila juga harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada anak-anak di Kota Surabaya. Karena menurutnya, nilai-nilai Pancasila itu bisa dijadikan sebagai bekal masa depan bagi generasi penerus bangsa, terutama pemuda di Kota Surabaya.

Eri Cahyadi mengungkapkan, nilai-nilai Pancasila dapat ditanamkan sejak dini kepada anak-anak melalui berbagai kegiatan-kegiatan positif.

“Jadi di tahun 2026 nanti akan ada kegiatan-kegiatan untuk anak-anak Generasi (Gen) Z di setiap RW. Maka akan kita berikan anggaran yang dititipkan kepada kecamatan, sehingga nanti setiap Gen Z bisa membuat kegiatan sendiri. Kita anggarkan Rp5 juta setiap RW,” katanya.

Eri berharap, anggaran Rp5 juta itu untuk menunjang kegiatan Gen Z di setiap RW. Tujuannya, agar generasi muda Kota Surabaya bisa membuat kegiatan positif ke depannya.

Setelah Gen Z membuat sebuah kegiatan, imbuh dia, maka akan dipantau secara langsung oleh RT/RW hingga orang tuanya.

“Agar kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila sejak dini, maka insya Allah ketika mereka dewasa, dan ketika mereka berkeluarga, maka nilai-nilai Pancasila itu akan tetap terjaga,” tutur dia. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadapi Ancaman El Nino dan Degradasi Sosial, Wiwin Sumrambah Desak Penguatan Kemandirian Warga

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi sosial ...
KRONIK

Harlah Muslimat NU, Bupati Ipuk: Gotong Royong Kunci Keberhasilan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah ...
KABAR CABANG

Mengenal Tari Sekar Arum, Kesenian Pembuka Acara Pelantikan PAC Se-Kota Probolinggo

KOTA PROBOLINGGO — Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Probolinggo berlangsung meriah dan ...
KABAR CABANG

DPD PDI Perjuangan Jatim Buka Pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember

DPD PDIP Jatim resmi membuka pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember dengan menyasar generasi muda dan ...
KABAR CABANG

Saifudin Zuhri Tegaskan Loyalitas Kader dalam Pelantikan PAC PDIP Kota Batu

Saifudin Zuhri menegaskan pentingnya loyalitas kader dan konsolidasi organisasi dalam pelantikan PAC PDIP Kota Batu ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Tegaskan Flyer ‘Pocong Jadi-Jadian’ Hoaks, Warga Diminta Tak Panik

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa menegaskan flyer teror “pocong jadi-jadian” yang beredar di media sosial adalah hoaks ...