Selasa
21 April 2026 | 10 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Ingin Perluasan Lahan Sawah dengan Bangun Embung di Atas Gunung

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-23082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, melakukan panen raya padi di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko melakukan panen raya padi varietas ‘Mantap’ di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

Padi varietas “Mantap” merupakan padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Karya Makmur yang dipanen sebanyak 10,5 ton per 1 hektare.

Sugiri mengatakan, jika semakin banyak yang menanam berbagai varietas padi, akan terjadi peningkatan pendapatan petani.

“Sambil kita meningkatkan perluasan lahan pertanian, varietas ditambah, SOP diperbaiki maka akan jadi kualitas panen yang bagus,” ujarnya.

“Ini suatu yang fenomenal. Memang butuh SOP yang detail misalnya saat generatif, vegetatif harus detail biar kemudian tidak ada kegagalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sugiri ingin luasan lahan sawah bertambah. Lahan yang awalnya berupa ladang dapat berubah menjadi area sawah, jika kecukupan air terpenuh.

Ia ingin mewujudkan perluasan lahan tersebut melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dengan membangun embung di atas gunung.

“Maka saya merancanakan bersama pak dandim nggak hanya irigasi sumur dalam, tapi kami ingin buat embung-embung di atas gunung untuk mengaliri sawah baku,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Muhammad Syakir, yang turut hadir mengatakan, pengembangan varietas Mantap merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani. Varietas tersebut diklaim memiliki tingkat produksi tinggi dan tahan wereng batang coklat (WBC).

“Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan peningkatan produktivitas. Seperti penanaman varietas yang unggul,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, Kabupaten Ponorogo menjadi kabupaten percontohan yang menerapkan indeks pertanian (IP) 400. Dalam setahun, panen bisa dilakukan sampai 4 kali.

“Kalau IP 400, berarti produktivitas 10 ton per 1 hektare. Artinya, bisa mencapai 40 ton dalam satu tahun,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...