Sabtu
18 April 2026 | 5 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Ingin Perluasan Lahan Sawah dengan Bangun Embung di Atas Gunung

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-23082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, melakukan panen raya padi di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko melakukan panen raya padi varietas ‘Mantap’ di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

Padi varietas “Mantap” merupakan padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Karya Makmur yang dipanen sebanyak 10,5 ton per 1 hektare.

Sugiri mengatakan, jika semakin banyak yang menanam berbagai varietas padi, akan terjadi peningkatan pendapatan petani.

“Sambil kita meningkatkan perluasan lahan pertanian, varietas ditambah, SOP diperbaiki maka akan jadi kualitas panen yang bagus,” ujarnya.

“Ini suatu yang fenomenal. Memang butuh SOP yang detail misalnya saat generatif, vegetatif harus detail biar kemudian tidak ada kegagalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sugiri ingin luasan lahan sawah bertambah. Lahan yang awalnya berupa ladang dapat berubah menjadi area sawah, jika kecukupan air terpenuh.

Ia ingin mewujudkan perluasan lahan tersebut melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dengan membangun embung di atas gunung.

“Maka saya merancanakan bersama pak dandim nggak hanya irigasi sumur dalam, tapi kami ingin buat embung-embung di atas gunung untuk mengaliri sawah baku,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Muhammad Syakir, yang turut hadir mengatakan, pengembangan varietas Mantap merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani. Varietas tersebut diklaim memiliki tingkat produksi tinggi dan tahan wereng batang coklat (WBC).

“Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan peningkatan produktivitas. Seperti penanaman varietas yang unggul,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, Kabupaten Ponorogo menjadi kabupaten percontohan yang menerapkan indeks pertanian (IP) 400. Dalam setahun, panen bisa dilakukan sampai 4 kali.

“Kalau IP 400, berarti produktivitas 10 ton per 1 hektare. Artinya, bisa mencapai 40 ton dalam satu tahun,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...