Rabu
22 Juli 2026 | 4 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Ingin Perluasan Lahan Sawah dengan Bangun Embung di Atas Gunung

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-23082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, melakukan panen raya padi di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko melakukan panen raya padi varietas ‘Mantap’ di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/8/2024).

Padi varietas “Mantap” merupakan padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Karya Makmur yang dipanen sebanyak 10,5 ton per 1 hektare.

Sugiri mengatakan, jika semakin banyak yang menanam berbagai varietas padi, akan terjadi peningkatan pendapatan petani.

“Sambil kita meningkatkan perluasan lahan pertanian, varietas ditambah, SOP diperbaiki maka akan jadi kualitas panen yang bagus,” ujarnya.

“Ini suatu yang fenomenal. Memang butuh SOP yang detail misalnya saat generatif, vegetatif harus detail biar kemudian tidak ada kegagalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sugiri ingin luasan lahan sawah bertambah. Lahan yang awalnya berupa ladang dapat berubah menjadi area sawah, jika kecukupan air terpenuh.

Ia ingin mewujudkan perluasan lahan tersebut melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dengan membangun embung di atas gunung.

“Maka saya merancanakan bersama pak dandim nggak hanya irigasi sumur dalam, tapi kami ingin buat embung-embung di atas gunung untuk mengaliri sawah baku,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Muhammad Syakir, yang turut hadir mengatakan, pengembangan varietas Mantap merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani. Varietas tersebut diklaim memiliki tingkat produksi tinggi dan tahan wereng batang coklat (WBC).

“Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan peningkatan produktivitas. Seperti penanaman varietas yang unggul,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, Kabupaten Ponorogo menjadi kabupaten percontohan yang menerapkan indeks pertanian (IP) 400. Dalam setahun, panen bisa dilakukan sampai 4 kali.

“Kalau IP 400, berarti produktivitas 10 ton per 1 hektare. Artinya, bisa mencapai 40 ton dalam satu tahun,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...