Sabtu
18 Juli 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sanusi Sampaikan PAK APBD 2022 dan Draf RAPBD 2023, Prioritasnya untuk Ini

pdip-jatim-220914-pak-kab-malang

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi kemarin menyerahkan dua berkas terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Malang, kemarin.

Dua berkas itu, yakni usulan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2022, dan draft Rancangan APBD tahun 2023. Kedua rancangan APBD tersebut, menurut Sanusi, diprioritaskan untuk program pemulihan ekonomi Kabupaten Malang.

Sanusi menyebutkan, bahwa pertumbuhan ekonomi terutama sektor perdagangan di Kabupaten Malang tengah menunjukkan tren yang positif.

“Lapangan usaha perdagangan besar dan eceran tumbuh 7,35 persen. Asumsi kenaikan ekonomi mencapai 5,04 persen hingga 5,24 persen,” kata Sanusi, di Kabupaten Malang, Rabu (14/9/2022).

Pihaknya menilai, terjadinya kenaikan pertumbuhan perekonomian harus didukung pengalokasian anggaran dari APBD. Hal itu sebagai stimulus percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang, baik PAK APBD 2022, maupun RAPBD 2023.

Juga potensi sumber pendapatan daerah juga harus bisa dioptimalkan. Khususnya pos pendapatan asli daerah (PAD) dari seluruh instansi daerah penghasil seperti Dishub dan Bapenda.

Sanusi menegaskan, Pemkab Malang selalu berusaha meningkatkan PAD dari tahun ke tahun. Hal ini untuk menurunkan tingkat ketergantungan Pemkab Malang terhadap dana dari pemerintah pusat melalui pendapatan transfer, utamanya dana alokasi umum (DAU).

Selain itu, dia juga menginginkan agar ke depannya pos anggaran belanja daerah bisa dialokasikan secara lebih berimbang. Untuk saat ini, ucapnya, anggaran belanja Pemkab Malang lebuh banyak terserap pada pos gaji pegawai.

“Antara belanja operasional dan belanja modal bisa setara. Atau, belanja untuk program melebihi operasional,” ujarnya.

Sementara, untuk Rancangan APBD 2024, pihaknya akan memfokuskan diri dalam upaya pengembangan sektor ekonomi pariwisata kreatif. Tentunya, percepatan pertumbuhan ekonomi harus didukung dengan infrastruktur yang merata dan memadai.

”Sektor industri, perdagangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif juga harus terus didorong. Selain itu aksesibilitas pendidikan dan kesehatan juga harus ditingkatkan,” pungkas politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Panitia Bidik Soekarno Cup 2026 Jadi Turnamen Berstandar Nasional

Panitia Soekarno Cup 2026 optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi kompetisi berstandar nasional ...
LEGISLATIF

Lengkap, Ini Pandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Lumajang Terhadap Raperda P-APBD 2026

LUMAJANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Ingatkan Keberhasilan Hotline Ditentukan Respons Cepat dan Tindak Lanjut Aduan

DPRD Kota Surabaya menegaskan keberhasilan program hotline Pemkot Surabaya bergantung pada komitmen menindaklanjuti ...
KABAR CABANG

Terus Bergerak dari Akar, DPC Magetan Mantapkan Penguatan Struktur

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus melanjutkan tahapan agenda Musyawarah Ranting dan Anak Ranting ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Bappeda Kaji Ulang Rencana Pemindahan Lokasi Alun-Alun Kabupaten Malang

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang meminta Bappeda mengkaji ulang rencana pemindahan lokasi Alun-Alun ...
KABAR CABANG

Wujudkan “Rumah Rakyat”, Kantor DPC Tuban Jadi Tempat Menginap Atlet Pencak Silat

TUBAN – Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban dialihfungsikan sementara sebagai tempat ...