Senin
20 April 2026 | 6 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sanusi Ingin Vaksinasi Dilaksanakan di Tingkat RT/RW

pdip-jatim-210811-vaksinasi-didik-sanusi

MALANG – Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua yang diadakan New Malang Pos bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pada Selasa (10/8/2021) mendapatkan apresiasi tinggi dari Bupati Malang HM Sanusi.

Vaksinasi dengan kuota peserta sebanyak 350 dosis tersebut, terbagi atas 150 dosis untuk para agen koran hingga loper koran.

Lalu 200 dosis lainnya untuk bagi warga di sekitar Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, dengan pelaksanaan bertempat di Halaman Masjid Al-Muhajirin.

Dengan adanya vaksinasi yang dilakukan di wilayah RT/RW ini, Sanusi berharap, bisa menjadi percontohan agar tak menyebabkan kerumunan dengan sasaran warga sekitar untuk bisa tervaksin.

“Dengan ikhtiar, vaksinasi ini bisa memberikan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus (Covid-19) yang sangat susah kita hindari. Vaksin harus diutamakan demi penguatan imun,” kata Sanusi, Rabu (11/8/2021).

Sembari meyakinkan warga yang akan melakukan vaksinasi, dia mengungkapkan, bahwa vaksin Covid-19 ini aman bagi tubuh.

Menurutnya, setelah mendapatkan vaksin, ketahanan tubuh akan lebih baik dan imun akan semakin kuat terhadap ancaman Covid-19.

“Saya adalah orang yang pertama divaksin Covid-19 di Kabupaten Malang, dan saya sampai saat ini masih sehat walafiat. Itu menandakan kalau vaksin yang diberikan aman,” ungkapnya.

“Meski telah divaksin, tetap laksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Tetap selalu memakasi masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, Jaga diri dan jaga keluarga, semoga Covid-19 segera sirna dari kehidupan kita,” sambung bupati yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Vaksinasi yang juga sebagai direktur media New Malang Pos, Hari Santoso menambahkan, vaksin dosis pertama telah dilakukan pada 13 Juli 2021 lalu dengan sasaran yang sama.

Dirinya menyepakati yang disampaikan oleh Bupati Malang bahwa kegiatan vaksinasi yang dilakukan dalam lingkup terkecil, yakni wilayah RT/RW, bisa menjadi percontohan dan tidak perlu takut terjadi kerumunan.

“Persediaan vaksin kita oke. Kita juga dibantu dari Puskesmas. Ini bisa jadi contoh, warga tidak perlu keluar, cukup di wilayah masing-masing akan difasilitasi,” jelasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...