Kamis
30 Juli 2026 | 4 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ony Dampingi Kunker Wamentan RI, Sambut Positif Target IP 3

IMG-20250618-WA0054_copy_616x415

 NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono di Kecamatan Kendal. Dalam kunker tersebut, Wamentan RI memuji produktivitas petani padi di Kabupaten Ngawi, Rabu (18/6/2025).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wamentan ikut memanen padi dengan menggunakan mesin combine. Bupati Ony turut mendampingi diatas mesin pemotong sekaligus perontok padi tersebut.

Menurut Sudaryono, capaian produksi padi Ngawi luar biasa. Indek Pertanaman mencapai 2,8 pertahun. Yang artinya, dalam satu tahun bisa tanam dan panen hampir tiga kali.

“Kabupaten Ngawi ini luar biasa. Dalam satu tahun hampir tiga kali tanam dan panen. Kami ingin mendorong agar bisa tanam dan panen dalam satu tahun bisa tiga kali, bahkan lebih,” ujarnya.

Menurut Sudaryono, jika petani bisa melakukan siklus tanam dan panen lebih banyak dalam satu tahun, maka kesejahteraan petani juga akan meningkat.

“Untuk menunjang produktivitas yang tinggi, Insya Allah Kementerian Pertanian akan berusaha memberikan bantuan,” katanya.

Bupati Ony menanggapi positif harapan dari Wamentan RI. Dia pun sepakat, jika produktivitas petani meningkat, maka turut meningkatkan kesejahteraan mereka.

Namun begitu, menurut Bupati Ony, sinergi dan kolaborasi dari berbagai tingkat pemerintah diperlukan. Baik dari tingkat pusat, provinsi, dan daerah.

“Tentu sinergi dan kolaborasi dari Kementerian, pemprov, dan Pemkab diperlukan. Sehingga kendala-kendala yang dihadapi bisa segera dikoordinasikan,” ungkapnya.

Bupati Kader PDI Perjuangan itu mengungkapkan, untuk mencapai target panen 3 kali dalam setahun bukan tanpa kendala. Menurutnya, kendala yang dihadapi petani khususnya wilayah atas berupa manajemen pengairan. Sebab masih bergantung pada sumber mata air gunung Lawu.

“Tetapi di beberapa titik telah menggunakan sumur dalam, sehingga manajemen air bisa teratasi,” ujarnya.

Kendala lain berupa ketersediaan alat mesin pertanian untuk percepatan panen. Saat ini belum merata Gapoktan dan Poktan yang memiliki alat tersebut.

“Semoga dengan adanya fasilitas kredit alsintan, ketersediaan Alsintan untuk mempercepat panen kedepan bisa merata di Kabupaten Ngawi,” tutupnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Revitalisasi Eks Terminal Kamal, Upaya Hidupkan Gairah Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi ...
EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...
KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Usulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045

Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045 untuk ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tekankan Dukungan Pemkab dan Pemprov untuk Percepat Pembangunan Desa

Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan pentingnya dukungan Pemkab dan Pemprov karena keterbatasan Dana ...
KABAR CABANG

Musran Rampung, Doding Rahmadi Pastikan Konsolidasi PDI Perjuangan Trenggalek Berlanjut

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menuntaskan Musran dan Musanran di 14 kecamatan. Doding Rahmadi menegaskan ...