Minggu
01 November 2026 | 1 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi kepada 1.240 Guru P3K: Jangan Semata Demi Penghasilan, Tapi Pengabdian  

pdip-jatim-eksekutif-310721-ngawi-1

NGAWI – Sebanyak 1.240 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru formasi tahun 2022 di Kabupaten Ngawi telah menerima SK pengangkatan. SK pengangkatan jabatan fungsionalitas P3K guru, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, di alun-alun merdeka, pada Senin (31/7/2023).

Wajah sumringah para guru P3K tergambar saat menerima SK pengangkatan. Para pendidik tersebut akan segera bertugas di sekolah penugasan demi mencerdaskan generasi Kabupaten Ngawi. Kepada para guru P3K itu, Bupati Ony mengingatkan tentang pentingnya tanggung jawab pengabdian dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya tekankan, menjadi P3K bukan hanya semata-mata untuk bekerja dan menerima penghasilan. Namun ada tuntutan pengabdian kepada negara dan masyarakat,” kata Bupati Ony.

Menurut Bupati Ony, salah satu tugas yang harus dilaksanakan adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Bukan malah sebaliknya.

“Bukan dilayani, tetapi melayani tanpa memandang perbedaan,” ucap Bupati Ony.

Bupati Ony berharap, setelah mendapatkan SK P3K guru, para pendidik ini dapat lebih meningkatkan pengabdian terhadap masyarakat. Meliputi hal-hal seperti inovasi, kreatifitas dalam mengajar anak didik di lembaga masing-masing.

“Harus lebih meningkat. Sehingga diberikannya SK P3K, selain sebagai apresiasi untuk meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi guru P3K, dan diakuinya sebagai bagian ASN kita. Maka amanah ini harus bisa dijalankan sebaik-baiknya,” katanya kepada wartawan.

Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut melanjutkan, kedepan Pemkab Ngawi akan terus memetakan posisi penugasan guru P3K. Dengan demikian, diharapkan penempatan guru P3K bisa dijangkau dengan mudah secara akses kewilayahan penempatan.

“Kita tidak ingin, secara distribusi guru P3K tidak merata kemudian jadi jauh. Kita ingin memetakan secara kewilayahan. Dimana guru yang bertanggung jawab mengampu tugas, syukur-syukur kalau bisa dekat dengan tempat tinggal. Sehingga tidak memberatkan bapak ibu guru,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai menyerahkan SK guru P3K. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...