Kamis
22 Oktober 2026 | 7 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Mas Ipin Dorong PBB Gratis untuk Lahan Produktif, untuk Ini

pdip jatim 250807 mas ipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendorong kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khususnya untuk lahan-lahan produktif milik masyarakat.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap ekonomi hijau yang kemudian bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wacana ini disampaikan langsung oleh Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut, dalam penyampaian KUA-PPAS tahun 2026 di Gedung DPRD Trenggalek, Kamis (7/8/2025).

“Kita ingin meringankan beban masyarakat. Alih-alih menaikkan PBB, kami justru mempertimbangkan untuk menggratiskan PBB pada lahan-lahan yang produktif,” kata Mas Ipin.

Ia menegaskan bahwa insentif fiskal semacam ini bisa menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi di daerah. Masyarakat akan lebih termotivasi memanfaatkan lahannya secara optimal tanpa terbebani pajak tambahan.

Langkah tersebut juga akan menjaga luasan lahan hijau di Kabupaten Trenggalek yang setiap tahunnya berpotensi berkurang.

Salah satu skema yang diusulkan adalah pemanfaatan lahan pesisir untuk kawasan hutan mangrove.

Selain berdampak positif terhadap lingkungan, pengelolaan kawasan ini juga dapat membuka peluang usaha produktif seperti budidaya kepiting.

“Dengan penghapusan PBB dan pendapatan petani yang meningkat, daya beli masyarakat naik, UMKM tumbuh, dan pendapatan daerah pun ikut terdongkrak,” jelas politisi muda PDI Perjuangan ini.

Selain mendapatkan PAD dari pajak, Pemkab Trenggalek juga berpotensi mendapatkan PAD dari perdagangan karbon.

Konsep ekonomi hijau seperti ini menurutnya harus menjadi arah pembangunan Trenggalek ke depan. Selain menyejahterakan masyarakat, juga bisa menjadi langkah mitigasi bencana serta solusi terhadap tantangan lingkungan yaitu perubahan iklim.

Di sisi lain, kebijakan ini juga diharapkan dapat menjawab kendala minimnya lahan yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam mendukung investasi.

“Kalau lahan milik masyarakat bisa diberdayakan dengan insentif pajak, ini bisa menjadi jalan tengah antara kebutuhan investasi dan keterbatasan aset milik Pemda,” tutupnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...