Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Serahkan Insentif untuk 14 Ribu Lebih Guru Ngaji

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-14092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan bantuan insentif guru ngaji pada acara Peringatan Maulid Nabi di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (14/9/2024) malam.

BANYUWANGI – Sebanyak 14.119 orang guru ngaji menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Pada tahun 2024 ini, pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,88 miliar untuk insentif guru ngaji dan itu sudah berlangsung sejak 2011.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan bantuan insentif tersebut pada acara Peringatan Maulid Nabi di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (14/9/2024) malam.

Menurut Ipuk, guru gaji menjadi ujung tombak bagi pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan, serta pengembangan karakter dan akhlak anak bangsa.

“Dengan nilai-nilai religius yang masih sangat kental di Indonesia, guru ngaji menjadi panutan, serta pendidik. Mereka berperan besar mengembangkan karakter serta akhlak anak-anak yang kelak menjadi tulang punggung Indonesia,” ujar Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, pemkab tahun ini juga telah memberikan insentif kepada guru rohani semua agama.

Mereka adalah para pengajar di lembaga-lembaga pendidikan non-formal keagamaan. Sasarannya meliputi agama Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan Konghucu.

“Harapan kami, ini akan memberikan stimulus semangat untuk memperkuat kerohanian dan spiritualitas di kalangan anak-anak yang menempuh pendidikan,” jelasnya.

Salah satu guru ngaji, Viera Salsabiela Rachman, dari TPQ Al Ansori Kabat, mengatkan bahwa pemberian insentif tersebut menjadi kebahagiaaan tersendiri bagi guru ngaji.

“Insentif ini saya akan gunakan untuk beli buku belajar, kartu nabi-nabi, dan games lainnya supaya mereka belajar agama dengan bermain,” ujar Viera.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Yusdi Irawan, mengatakan bahwa penerima insentif pada tahun 2024 sebanyak 14.119 orang guru ngaji, jumlahnya sama dengan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, pada tahun 2021 tercatat 12.373 guru ngaji dan pada tahun 2022 bertambah menjadi 13.489 guru ngaji.

“Guru ngaji yang mendapatkan insentif adalah mereka yang mengasuh minimal 10 anak didik. Penerimaannya kami lakukan secara non-tunai,” ujar Yusdi. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...