Rabu
22 April 2026 | 6 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Optimis PTSL Untuk 325 Bidang Tanah Selesai Tahun Ini

IMG-20220310-WA0019_copy_900x507

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Badan Pertanahan terus menggenjot program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Pudak.

Pasalnya, masih ada 325 ribu bidang tanah belum berserfikat. Meliputi 175 ribu bidang tanah belum bersertifikat, dan 150 bidang tanah belum diukur. Semuanya tersebar di 120 desa dalam 10 kecamatan.

Melalui program Gresik Kabupaten Lengkap 2022, pemerintah optimis PTSL bisa terealisasi hingga pelosok desa. Tak ayal masifnya program PTSL di Gresik menjadi percontohan skala nasional.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, target Gresik menjadi Kabupaten Lengkap di tahun 2022 tidak hanya sekadar jargon. Pihaknya yakin dengan kolaborasi semua pihak akan terjuwud.

“Program Gresik Kabupaten Lengkap 2022 ini manfaatnya untuk masyarakat Gresik,” kata Gus Yani, disela-sela Deklarasi Pola Tri Juang dan Rakor Forkopimda membahas PTSL di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kamis (10/3/2022).

Untuk mensukseskan program tersebut, bupati yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada lalu mengaku telah menyiapkan strategis khusus. Yaitu, melibatkan Asisten Sekda dan OPD masuk dalam struktur. Tujuannya untuk memonitoring lewat desa binaan.

“Program Gresik Kabupaten Lengkap 2022 ini juga bentuk ikhtiar bersama melawan mafia tanah,” pungkas Gus Yani didampingi Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jatim Jonahar.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementrian ATR/BPN RI Gabriel Triwibawa mengatakan, pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik sangat revolusioner.

Karena, dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, TNI/Polri, organisasi masyarakat dan keagamaan, hingga mahasiswa.

“Untuk melakukan pembangunan nasional bermula dari tapak tanah. Pembangunan nasional bukan hanya membangun jalan dan jembatan, juga lewat tertib administrasi, tertib hukum dan tertib penggunaan tanah,” jelas Gabriel.

Diketahui, Deklarasi Pola Tri Juang dan Rakor Forkopimda hari ini merupakan kegiatan awal yang nantinya akan dilanjutkan dengan pemasangan 700 ribu tanda batas di seluruh wilayah kabupaten Gresik.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, IPPAT, Banser, Kokam, santri dan remaja mesjid, karang taruna dan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Gresik dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, bersama-sama berikrar mendukung pelaksanaan PTSL dengan tujuan Gresik Kabupaten Lengkap 2022. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
LEGISLATIF

Sutardi Soroti MBG, Minta Higienitas dan Pengawasan Diperketat

Sutardi minta pengawasan dan higienitas MBG diperketat usai dugaan keracunan siswa di Madiun, DPRD dorong evaluasi ...
LEGISLATIF

Jaga Keselamatan Warga, Agung Minta Dishub Tegas Tertibkan Dump Truck Tanpa KIR

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...