Minggu
19 Juli 2026 | 9 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Kukuhkan 60 Relawan Pemulasaraan Jenazah

pdip-jatim-bupati-gresik-210721-fandi-akhmad-yani-a

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan dan melepas 60 relawan pemulasaran jenazah untuk ditempatkan di enam rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Gresik.

Puluhan relawan tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai kelompok organisasi, komunitas hingga masyarakat umum.

“Nanti sore sudah kami tempatkan di masing-masing rumah sakit yang telah ditentukan,” kata Gus Yani usai apel pelepasan relawan di Kantor Pemkab Gresik, Rabu (21/7/2021).

Gus Yani menyampaikan, para relawan itu sebelumnya sudah melewati pemeriksaan kesehatan. Dari 100 pendaftar, 60 orang yang berhasil lolos. Mereka semua tidak punya penyakit bawaan.

“Mereka lima hari kerja dan dua hari libur. Sistem kerjanya kita buat bergantian, shift pagi, siang dan shift malam,” ungkap bupati yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada lalu.

Atas nama pemerintah, Gus Yani memberikan apresiasi terhadap para relawan tersebut. Mereka terpanggil untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. 

“Mudah-mudahan ini menjadi amal baik kita semua,” imbuh bupati berusia 36 tahun itu didampingi Wabup Aminatun Habibah dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta perwakilan polisi dan Ketua PN Gresik, Wiwin Arodawanti.

Selain relawan pemulasaran, pemerintah juga mencari relawan tenaga kesehatan (nakes). Sampai saat ini sudah 151 yang sudah mendaftar.

“Relawan nakes ini nantinya akan membantu proses vaksinasi di tempat yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Salah satu relawan pemulasaran, Juliati mengatakan, selama ini dirinya menjadi petugas pemulasaran jenazah di desa. Namun, sejak pandemi, tidak bisa bertugas lantaran tidak mempunyai alat pelindung diri (APD).

“Kesempatan ini saya diambil untuk menjadi bekal amalan menghadap Allah. Meskipun kita tidak meninggal karena Covid, tapi kita akan meninggal karena hal lain,” ujarnya.

Warga PPS Jl Oval 1 No 6, Kecamatan Manyar, itu menambahkan, awalnya sempat tidak didukung oleh keluarganya. Namun, setelah memberikan penjelasan akhirnya mereka memberi dukungan.

“Dengan kemantapan saya, suami dan anak-anak semuanya mendukung,” kata ibu tiga anak tersebut. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...