Kamis
04 Juni 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Sambut Baik Investasi Perusahaan Singapura Senilai Rp16 Triliun

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20012025.

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik investasi dari perusahaan asal Singapura, Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, senilai Rp16 triliun.

Investasi di sektor perikanan itu akan menerapkan teknologi blue economy dengan memperhatikan kesinambungan ekosistem laut, termasuk pengelolaan benih perikanan.

Bupati Fauzi menjelaskan, investasi tersebut akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Sebab, akan membutuhkan tenaga kerja lokal dalam budidaya perikanan.

“Kami pemerintah daerah akan mendukung investasi di bidang perikanan ini. Apalagi nanti akan membutuhkan banyak tenaga kerja lokal untuk keberlangsungan budidaya perikanan tersebut,” ujar Fauzi usai menemui CEO Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, Philip GU, di rumah dinasnya, Senin (20/1/2025).

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu, potensi laut Sumenep menjadi daya tarik utama bagi investor. Lokasi-lokasi seperti Kangean, Sapeken, dan beberapa titik di daratan menurutnya sangat cocok untuk pengembangan budidaya perikanan, mulai dari lobster hingga rumput laut.

“Mereka sudah melakukan survei. Beberapa lokasi seperti di laut Kangean, Sapeken dan beberapa daerah di daratan sangat cocok. Kami pemerintah memastikan akan mengawal agar keberlangsungan biota laut tetap lestari,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, Philip GU, mengatakan bahwa investasi tersebut tidak hanya bisnis. Tapi, memiliki nilai plus, yakni bakal membangun citra perikanan Sumenep di mata nasional dan dunia.

“Kita ingin menjadikan sektor rumput laut, teripang, ikan kerapu dan lobster di Sumenep dapat diperhitungkan di mata nasional dan dunia,” ujar Philip.

Menurutnya, investasi yang akan dijalankan bakal berkelanjutan, ramah lingkungan dan mengutamakan kesejahteraan lokal.

“Tentu dalam konsep blue economy ini, kami akan mengutamakan pekerja lokal dalam investasi. Sebab industri ini milik Sumenep. Kami hanya sebagai partner,” terangnya.

Sebab itu, tambah Philip, pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam rencana pengembangan industri blue economy ini.

“Ini semua supaya rencana blue economy yang kami inginkan berjalan lancar,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...