Jumat
14 Agustus 2026 | 12 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Salurkan Tunjangan Kehormatan untuk 1.225 Guru Ngaji

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-14112025

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyalurkan tunjangan kehormatan guru ngaji di Pendopo Keraton Sumenep, pada Jumat (14/11/2025).

Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para guru ngaji yang selama ini berperan besar dalam pembinaan moral, akhlak dan keagamaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 1.225 guru ngaji tercatat sebagai penerima manfaat. Dari jumlah itu, 300 orang menerima secara simbolis di hadapan bupati sebagai perwakilan penerima lainnya.

Setiap guru ngaji memperoleh bantuan sebesar Rp1.200.000, ditambah fasilitas pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk masa perlindungan satu tahun. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memastikan adanya jaminan sosial bagi para pengajar ilmu agama tersebut.

Bupati Fauzi menegaskan, pemberian tunjangan ini merupakan komitmen kerja pemerintah daerah dalam memberdayakan sekaligus menyejahterakan guru ngaji sebagai bagian penting dari pendidikan nonformal di masyarakat.

“Guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkewajiban hadir memberikan perhatian, karena jasa mereka sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi para guru ngaji dalam menjalankan tugas mulia, sekaligus memberi ketenangan melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, penguatan pendidikan keagamaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai moral tetap tertanam kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Sumenep.

Salah satu penerima tunjangan asal Pagerungan Kecil, Mohammad Ikram, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian pemerintah daerah. Baginya, program ini lebih dari sekadar bantuan finansial.

“Bukan soal dananya, tetapi tentang kehadiran pemerintah terhadap guru ilmu agama,” tuturnya.

Program tunjangan kehormatan guru ngaji menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Sumenep dalam mendukung ekosistem pendidikan keagamaan, sekaligus memperkuat peran guru ngaji sebagai garda terdepan pembentuk karakter generasi masa depan. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...