Selasa
13 Oktober 2026 | 11 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Luncurkan Gerakan Ayah Ambil Rapor

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-01062025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menghadirkan kebijakan baru di sektor pendidikan dan pengasuhan keluarga.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerbitkan Surat Edaran Nomor 43 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR). Kebijakan ini diteken pada 13 Desember 2025.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh unsur Forkopimda, DPRD, OPD, camat, hingga pimpinan satuan pendidikan dari PAUD sampai SMA sederajat, baik negeri maupun swasta.

GEMAR menegaskan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak. Kehadiran ayah saat pengambilan rapor dinilai menjadi bentuk keterlibatan langsung dalam tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.

“Peran ayah tidak hanya soal mencari nafkah. Ayah perlu hadir dan mengetahui perkembangan akademik serta karakter anak,” ujar Fauzi, pada Minggu (14/12/2025).

Kebijakan ini juga menjadi dukungan Pemkab Sumenep terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digagas pemerintah pusat melalui BKKBN. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Nomor 14 Tahun 2025.

Melalui GEMAR, sekolah diimbau aktif mengundang ayah atau wali murid laki-laki saat pembagian rapor. Sekolah juga didorong mendokumentasikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari kampanye pengasuhan ayah.

Pemkab Sumenep turut memberi perhatian kepada aparatur sipil negara. ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah dianjurkan mengambil rapor anaknya secara langsung, dengan dukungan dispensasi dari pimpinan instansi.

“Saya minta pimpinan OPD memberi ruang bagi ASN yang menjalankan GEMAR. Ini investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Untuk penguatan pelaksanaan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana ditunjuk sebagai penanggung jawab pelaporan. Dinas ini juga menjadi penghubung dengan sistem pelaporan BKKBN.

Melalui GEMAR, Pemkab Sumenep berharap tumbuh budaya pengasuhan yang lebih seimbang. Pemerintah daerah menilai keterlibatan ayah menjadi kunci dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Ini bukan seremonial. Ayah harus hadir, peduli dan menjadi teladan,” tandas Fauzi. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...