Jumat
14 Agustus 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Banyuwangi Beri Bonus Atlet PON dan Paralimpik

pdip-jatim-bupati-banyuwangi-201021-ipuk-fiestiandani

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bonus sebesar Rp 193 juta untuk para atlet asal Banyuwangi yang berkiprah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua maupun di Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur.

Selain bonus berupa uang pembinaan, Ipuk juga memberi kesempatan bagi peraih medali emas PON untuk bergabung bekerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

”Banyuwangi dan Jatim bangga kepada kalian semua. Semoga apresiasi dari pemerintah daerah ini semakin menambah spirit untuk berlatih. Apresiasi ini juga sekaligus arahan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa agar daerah terus memotivasi atlet, sehingga bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, gas terus raih prestasi,” ujar Ipuk saat bertemu para atlet, Selasa (19/10/2021).

Bupati perempuan dari PDI Perjuangan tersebut memaparkan, terdapat 13 atlet asal Banyuwangi yang membela Jatim di PON Papua. Mereka berlaga di cabang olahraga atletik, sepak bola, basket, sepatu roda, voli, gulat, dan tarung derajat.

Dari 13 atlet tersebut, 11 atlet asal Banyuwangi berhasil membatu kontingen Jatim mempersembahkan medali.

Alhamdulillah atlet asal Banyuwangi tampil baik dan mampu membatu Jatim meraih mendali. Untuk itu kita siapkan bonus, yaitu bagi peraih emas, mendapatkan bonus Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Kita juga berikan bonus atlet yang belum meraih medali mendapat bonus masing-masing Rp 3 juta,” ungkapnya.

Selain bonus uang pembinaan, sebagai bentuk apresiasi, Ipuk menawarkan bagi peraih medali emas di PON untuk bergabung di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

“Kami prioritaskan peraih emas PON dulu. Namun itu kami kembalikan lagi kepada mereka, mau atau tidak,” kata Ipuk.

Sementara itu salah seorang peraih emas, Yudi Dwi Nugroho, menyambut baik tawaran Bupati Ipuk tersebut. Menurut peraih emas lari estafet 4×100 meter tersebut, apresiasi yang diberikan pemerintah menjadi motivasi bagi para atlet untuk lebih berprestasi kedepannya.

“Itu memberikan motivasi tersendiri bagi atlet. Kebetulan saya sudah bekerja, tapi tawaran itu penting bagi yunior-yunior saya nanti,” kata Yudi. (ryo/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...