Bupati Banyuwangi Beri Bonus Atlet PON dan Paralimpik

 62 pembaca

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bonus sebesar Rp 193 juta untuk para atlet asal Banyuwangi yang berkiprah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua maupun di Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur.

Selain bonus berupa uang pembinaan, Ipuk juga memberi kesempatan bagi peraih medali emas PON untuk bergabung bekerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

”Banyuwangi dan Jatim bangga kepada kalian semua. Semoga apresiasi dari pemerintah daerah ini semakin menambah spirit untuk berlatih. Apresiasi ini juga sekaligus arahan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa agar daerah terus memotivasi atlet, sehingga bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, gas terus raih prestasi,” ujar Ipuk saat bertemu para atlet, Selasa (19/10/2021).

Bupati perempuan dari PDI Perjuangan tersebut memaparkan, terdapat 13 atlet asal Banyuwangi yang membela Jatim di PON Papua. Mereka berlaga di cabang olahraga atletik, sepak bola, basket, sepatu roda, voli, gulat, dan tarung derajat.

Dari 13 atlet tersebut, 11 atlet asal Banyuwangi berhasil membatu kontingen Jatim mempersembahkan medali.

Alhamdulillah atlet asal Banyuwangi tampil baik dan mampu membatu Jatim meraih mendali. Untuk itu kita siapkan bonus, yaitu bagi peraih emas, mendapatkan bonus Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Kita juga berikan bonus atlet yang belum meraih medali mendapat bonus masing-masing Rp 3 juta,” ungkapnya.

Selain bonus uang pembinaan, sebagai bentuk apresiasi, Ipuk menawarkan bagi peraih medali emas di PON untuk bergabung di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

“Kami prioritaskan peraih emas PON dulu. Namun itu kami kembalikan lagi kepada mereka, mau atau tidak,” kata Ipuk.

Sementara itu salah seorang peraih emas, Yudi Dwi Nugroho, menyambut baik tawaran Bupati Ipuk tersebut. Menurut peraih emas lari estafet 4×100 meter tersebut, apresiasi yang diberikan pemerintah menjadi motivasi bagi para atlet untuk lebih berprestasi kedepannya.

“Itu memberikan motivasi tersendiri bagi atlet. Kebetulan saya sudah bekerja, tapi tawaran itu penting bagi yunior-yunior saya nanti,” kata Yudi. (ryo/hs)