oleh

Bupati Anas Naikkan Insentif dan Umrohkan Petugas Kebersihan

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menaikkan insentif petugas kebersihan menjadi Rp 1 juta per bulan dari sebelumnya Rp 750.000.

Kenaikan insentif ini diumumkan Bupati Abdullah Azwar Anas saat acara silaturahim dengan ratusan petugas kebersihan, Jumat (8/12/2017).

”Ini bentuk apresiasi, yang sebenarnya juga belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan jasa petugas kebersihan dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat,” ujar Anas.

Dia menyebutkan, peran petugas kebersihan luar biasa. “Sekarang Banyuwangi banyak dikunjungi orang, sehingga kebersihan harus benar-benar diperhatikan. Hormat untuk bapak-ibu semua,” ucap Anas.

Selain menaikkan insentif, pihaknya menyiapkan program kewirausahaan bagi petugas kebersihan. Sebab, jelasnya, tidak mungkin mereka terus bekerja sebagai petugas kebersihan.

“Apalagi sehari kerjanya empat jam, waktu lainnya harus digunakan berwirausaha meski kecil-kecilan. Kita siapkan program itu,” ujar pria yang juga calon wakil gubernur Jawa Timur ini.

Total petugas kebersihan di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 514 orang. Mereka bekerja empat jam sehari, yaitu pagi dan sore masing-masing dua jam.

Para petugas kebersihan telah memiliki asuransi kesehatan, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.

Di acara silaturahmi tersebut, Anas juga melepas keberangkatan dua petugas kebersihan untuk menunaikan ibadah umrah ke Makkah, yakni Eni Endangwati dan Sumawi. Eni adalah petugas di Bank Sampah, sedangkan Sumawi adalah petugas pengolah kompos.

Mata keduanya terlihat berkaca-kaca saat Anas menyerahkan dua koper besar untuk menunjang ibadah umrah.

“Alhamdulillah, ini tahun keenam Pemkab Banyuwangi memberangkatkan petugas kebersihan ke Tanah Suci. Titip doa ya Pak, Bu, untuk Banyuwangi agar kita semua dimudahkan membenahi kekurangan dan dilancarkan menjalankan program-program,” ucap Anas.

Setiap tahun, imbuh Anas, Pemkab Banyuwangi mengundi dua petugas kebersihan untuk diberangkatkan umrah. Petugas yang berhak mengikuti undian adalah mereka yang berkinerja baik. (goek)

rekening gotong royong