Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas: Generasi Z dan Millenial Adalah Penggerak Utama Sektor Pariwisata

pdip-jatim-anas-forum-olimpiade-pariwisata

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, generasi Z dan generasi millenial adalah salah satu penggerak utama sektor pariwisata. Mereka tidak hanya menjadi wisatawan, tapi juga penggerak aktif promosi wisata.

“Sekitar 50 persen populasi Indonesia adalah milenial dan Generasi Z. Merekalah masa depan pariwisata Indonesia,” kata Anas, di acara Forum Olimpiade Pariwisata (Tourism Olympiad Festival Indonesia/TOFI), kemarin.

Anas mengungkapkan, generasi millenial yang lahir tahun 1980-an dan generasi Z yang lahir mulai 1995 memiliki karakteristik perilaku spesial dibanding wisatawan generasi yang lebih tua.

Ada perilaku hidup yang berubah. Dulu orang lebih suka beli barang saat punya uang, tapi kini anak-anak muda lebih suka berwisata saat pegang uang.

Bahkan menabungpun bukan untuk beli barang mewah, tapi untuk berwisata. “Makanya anak-anak muda itu pasar yang sangat besar bagi pariwisata,” ungkapnya.

Kaum muda selain sebagai pasar wisata, juga menjadi kanal promosi wisata yang efektif. Unggahan destinasi di media sosial mampu  memikat orang lain untuk datang, sehingga penting untuk mengonsep destinasi wisata agar instagramable.

Anas menambahkan, yang perlu diperhatikan saat mencoba menggaet pasar wisatawan millenial adalah keamanan daerah. Dalam skala global, ada Safe Cities Index yang diteliti secara global.

Menurut Anas, ada negara yang tidak aman, seperti Kolombia dan El Savador. Juga ada kota yang tidak nyaman, contohnya Dhaka di Bangladesh dan Yangon di Myanmar.

Tempat-tempat itu akhirnya jadi rekomendasi daftar destinasi yang dilarang orang tua untuk dikunjungi. Hal itu merugikan dunia pariwisata negara yang bersangkutan.

Forum Olimpiade Pariwisata yang digelar 29-31 Oktober 2018 di Banyuwangi diikuti sebanyak 214 mahasiswa dan pelajar SMK se-Indonesia.

Forum digelar oleh Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) didukung Kementerian Pariwisata dengan mengusung tema ‘Masa Depan Pariwisata Bagi Generasi Millenial’.

Ratusan peserta tersebut merupakan mahasiswa dan pelajar jurusan pariwisata dari 70 Politeknik dan 150 SMK se-Indonesia, mulai Jakarta, Bandung, Samarinda, Palembang, Bali, Malang, Surabaya, hingga Semarang.

Sementara, Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi Son Kuswadi mengatakan, Forum Olimpiade Pariwisata yang digelar tersebut diperuntukkan bagi anak-anak muda yang mendalami kepariwisataan.

Dalam acara itu diadakan beragam lomba, mulai fotografi, video promotion, paper contest, lomba membuat paket tur wisata, hingga menjadi pemandu wisata di dalam bus atau tour package and guiding. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...