Selasa
28 April 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bunga KUR 9%, Jokowi Minta Masyarakat Tak Lagi Pinjam ke Rentenir

pdip-jatim-jokowi-petani-bawang-brebes

pdip-jatim-jokowi-petani-bawang-brebesJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta masyarakat yang ingin berusaha, ada peluang untuk meminjam modal ke BRI, BNI, dan bank swasta. Dia menyebutkan, sekarang yang namanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunganya tidak 22% tapi 9% per tahun. Bahkan  BPD (Bank Pembangunan Daerah) 7%.

“Silakan ngantre, jangan pinjam ke rentenir lagi, sudah disiapkan hanya 9%, 7% itu. Artinya per bulan nggak ada 1%. Kecil sekali itu, gunakan,” kata Presiden Jokowi saat meluncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat, di Terminal Agrobisnis, desa Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (11/4/2016).

Jika ada yang mempersulit untuk mendapatkan KUR, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk menyampaikan. “Kalau yang mempersulit, tahu sendiri. Kita nggak ada waktu lagi untuk urus yang sulit-sulit. Ganti copot, taruh yang baru, yang mau bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Adapun soal bibit, Presiden mengaku sudah mendengar masalah ini. Untuk itu ia minta Dinas Pertanian di daerah untuk menyelesaikannya. Kalau tidak bisa menyelesaikan, Presiden meminta agar dilaporkan ke Kementerian Pertanian supaya hal-hal seperti ini jangan menjalar kemana-mana.

“Yang namanya hama, yang namanya penyakit tanaman harus cepat diselesaikan sebelum melebar kemana-mana,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menekankan pentingnya memperhatikan masalah yang berkaitan dengan pasca panen. Menurut Presiden, ini problem-problem dari dulu sampai sekarang yang tidak bisa terselesaikan dengan baik, padahal anggarannya ada. Ia menunjuk contoh di Brebes, kalau pas musim kayak gini bawangnya bisa harga mahal, Rp30-35 ribu/kg. Di pasar harganya Rp48-50 ribu. Namun, konsumennya teriak-teriakan kemahalan.

Oleh sebab itu, kata Presiden, saat panen raya harus ada yang menampung, gudang yang menampung atau storage yang menampung. Kalau ada swasta, Presiden mempersilakan, kalau tidak ada BUMN (Badan Usaha Milik Negara) harus siap.

“Sekarang sudah kita bagi BUMN, pokoknya 9 bahan pokok sekarang tanggung jawabnya BUMN. Misalnya, beras, jagung, kedelai bulog. Perpresnya udah keluar bulan yang lalu. Kemudian daging ada lagi RNI, PPI, semuanya harus tanggung jawab sehingga rakyat berproduksi ini ada yang menampung,” papar Presiden Jokowi seraya mengingatkan, jangan sampai berproduksi panennya banyak harganya jatuh. Ongkos produksinya Rp20 ribu,  dijual hanya Rp15 ribu.

Tampak hadir dalam acara peluncuran Program Sinergi Aksi Untuk Ekonmi Rakyat itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry M. Baldan. (setkab)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kelompok Seni Tiban di Blitar Tumbuh Pesat sejak 2021, Jadi Tanda Kuatnya Kesadaran Budaya

Jumlah kelompok seni tiban di Blitar meningkat dari 6 menjadi 20 sejak 2021, didorong kesadaran masyarakat dan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Pergeseran Anggaran APBD, Minta Eksekutif Jaga Transparansi dan Kepatuhan Regulasi

DPRD Jember soroti pergeseran anggaran APBD, minta transparansi dan kepatuhan regulasi dalam pengelolaan keuangan ...
KABAR CABANG

Banteng Kota Blitar Implementasikan Arahan Megawati Lewat Gerakan Tanam Pohon

Kader PDIP Kota Blitar tanam pohon saat Hari Kartini sebagai implementasi arahan Megawati untuk ketahanan pangan ...
EKSEKUTIF

Gresik Peringkat 6 Nasional dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam Evaluasi ...
MILANGKORI

Puan: Negara Wajib Jamin Anak Aman, Termasuk di Daycare

Ketua DPR RI Puan Maharani tegaskan negara wajib jamin keamanan anak, termasuk di daycare, usai kasus kekerasan di ...
KRONIK

Erma Dukung Perjuangan Asosiasi BPD Tulungagung Terkait Kuota Perempuan dalam Pencalonan

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mendukung perjuangan Asosiasi BPD (Badan ...