Kamis
04 Juni 2026 | 7 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bung Karna Bawa Situbondo Terbaik dalam Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

pdip-jatim-211229-bung-karna-ppa-2

PROBOLINGGO – Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) bentukan Bupati Karna Suswandi, berhasil membawa Kabupaten Situbondo mendapatkan penghargaan sebagai lima daerah di Jawa Timur dengan tingkat responsifitas layanan terbaik terhadap perempuan dan anak.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Situbondo Karna Suswandi, pada Selasa (28/12/2021) di acara Peringatan Hari Ibu Ke-93 di Ballroom Hotel Paseban Sena, Kota Probolinggo.

Bupati Karna menuturkan, penghargaan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi Kabupaten Situbondo, untuk lebih tanggap dan responsif serta meningkatkan pelayanan terhadap perlindungan perempuan dan anak yang rentan menjadi obyek kekerasan.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah berusaha menjadikan Kabupaten Situbondo bebas kekerasan perempuan dan anak, sehingga berhasil menerima penghargaan di tingkat provinsi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi kami, agar kami bisa terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan pada perempuan dan anak,” katanya.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan sejak dibentuknya UPT PPA ini kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di Situbondo mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Jumlah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Situbondo sepanjang tahun 2021 mengalami penurunan yang signifikan, setelah adanya UPT PPA ini. Pada tahun 2020 jumlah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 81 kasus dan tahun ini turun menjadi 47 kasus,” jelasnya

Faktor penting di balik suksesnya UPT PPA menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak ini, beber Bung Karna, sapaan akrabnya, karena UPT PPA tidak saja menangani kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.

Tapi juga memberi pendampingan trauma dan masif memberikan sosialisasi kepada perempuan dan anak agar terhindar dari tindak kekerasan.

“Setelah ini saya akan dorong pengelola UPT PPA untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menangani kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak dengan melibatkan berbagai pihak seperti kepolisian, organisasi perempuan serta organisasi lain yang membidangi tentang kekerasan dalam rumah tangga dan anak. Mari kita wujudkan kota kita menjadi kota tanpa kekerasan pada perempuan dan anak,” tutupnya. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...