Sabtu
05 September 2026 | 2 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bung Karna Bawa Situbondo Terbaik dalam Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

pdip-jatim-211229-bung-karna-ppa-2

PROBOLINGGO – Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) bentukan Bupati Karna Suswandi, berhasil membawa Kabupaten Situbondo mendapatkan penghargaan sebagai lima daerah di Jawa Timur dengan tingkat responsifitas layanan terbaik terhadap perempuan dan anak.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Situbondo Karna Suswandi, pada Selasa (28/12/2021) di acara Peringatan Hari Ibu Ke-93 di Ballroom Hotel Paseban Sena, Kota Probolinggo.

Bupati Karna menuturkan, penghargaan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi Kabupaten Situbondo, untuk lebih tanggap dan responsif serta meningkatkan pelayanan terhadap perlindungan perempuan dan anak yang rentan menjadi obyek kekerasan.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah berusaha menjadikan Kabupaten Situbondo bebas kekerasan perempuan dan anak, sehingga berhasil menerima penghargaan di tingkat provinsi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi kami, agar kami bisa terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan pada perempuan dan anak,” katanya.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan sejak dibentuknya UPT PPA ini kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di Situbondo mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Jumlah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Situbondo sepanjang tahun 2021 mengalami penurunan yang signifikan, setelah adanya UPT PPA ini. Pada tahun 2020 jumlah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 81 kasus dan tahun ini turun menjadi 47 kasus,” jelasnya

Faktor penting di balik suksesnya UPT PPA menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak ini, beber Bung Karna, sapaan akrabnya, karena UPT PPA tidak saja menangani kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.

Tapi juga memberi pendampingan trauma dan masif memberikan sosialisasi kepada perempuan dan anak agar terhindar dari tindak kekerasan.

“Setelah ini saya akan dorong pengelola UPT PPA untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menangani kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak dengan melibatkan berbagai pihak seperti kepolisian, organisasi perempuan serta organisasi lain yang membidangi tentang kekerasan dalam rumah tangga dan anak. Mari kita wujudkan kota kita menjadi kota tanpa kekerasan pada perempuan dan anak,” tutupnya. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...