Minggu
27 September 2026 | 5 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Serenade Langit Tembaga, Bupati Sugiri Paparkan Makna Orkestra Elemen Ponorogo

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-27082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, membuka pentas seni budaya bertajuk "Serenade Langit Tembaga" di Alun-Alun Ponorogo, Minggu (25/8/2024) malam.

PONOROGO – Rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Ponorogo masih belum usai. Hal itu dapat dilihat pada sederet pentas seni budaya yang bertajuk “Serenade Langit Tembaga”, yang dibuka Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Alun-Alun Ponorogo, Minggu (25/8/2024) malam.

Di hadapan ribuan masyarakat Ponorogo, Sugiri mengungkapkan makna dari Serenade Langit Tembaga yang merupakan idenya.

“Sebuah orkestra di penghujung sore hari yang memadukan masa lalu, masa kini dan masa depan,” ujarnya.

Menurut Sugiri, akan ada kolaborasi yang memadukan semua elemen di Ponorogo dalam “Serenade Langit Tembaga”.

“Spirit, doa, harapan, inovasi, semangat, budaya, agama, kebangsaan, seniman, kita jadikan jadi satu menjadi Serenade Langit Tembaga,” jelasnya.

Sugiri juga menjelaskan, meskipun dalam “Serenade Langit Tembaga” merupakan langit sore yang indah, juga akan matahari akan meredup menandai waktu maghrib.

Kemudian bagi umat Muslim, dilakukanlah sholat maghrib. Sebelum shalat, diwajibkan untuk wudhu. Sugiri memaknai wudhu tersebut sebagai permohonan maafnya selama menjabat sebagai Bupati Ponorogo. Pun itu juga merupakan penghujung jabatannya.

“Menuju maghrib saya harus wudhu dulu. Wudhu dalam terminologi serenade adalah saya memohon maaf atas kesalahan selama ini yang dilakukan bersama bu wabup, istri saya, kepala dinas dan para karyawan. Juga mohon maaf kepada masyarakat Ponorogo,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengatakan bahwa rangkaian “Serenade Langit Tembaga” dimulai tanggal 23-31 Agustus 2024.

“Kekayaan budaya Ponorogo sangat luar biasa. Merupakan potensi bagaimana Ponorogo mengisi pembangunan yang ke-528 tahun ini,” ujar Judha.

Ada banyak kegiatan dalam “Serenade Langit Tembaga”, seperti Ponorogo Creative Expo, pagelaran reog obyog, jaran thek, Culture Fest & Sound of Ponorogo, boxing tingtarkam, parade Serenade Langit Tembaga, hingga Glow Run Ponorogo. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...