Kamis
04 Juni 2026 | 12 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Pasar Ramadhan Ampeldento, Sanusi Apresiasi Inovasi BUMDes

pdip-jatim-220404-psr-ramadan-1

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi meresmikan Pasar Berkah Ramadhan Semi Modern Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso 1443 H, di hari pertama puasa, pada Minggu (3/4/2022).

Pasar Berkah Ramadhan ini adalah bentuk kreasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kusuma Desa Ampeldento bekerja sama dengan NK Café dan beberapa bank.

Meski hanya berlangsung beberapa jam dan sempat diwarnai hujan gerimis, Pasar Ramadhan yang berdiri di NK Café, Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, ini tak sepi pengunjung. Bahkan pengelola sempat kewalahan mengatur tempat parkir bagi para pengunjung.

Rencananya, Pasar Ramadhan ini berdiri selama satu bulan lamanya, untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu, keberadaan pasar ini juga bertujuan agar masyarakat bisa saling berbagi

“Yang butuh makanan untuk berbuka bisa berkunjung ke Pasar Ramadhan dan yang memiliki usaha bisa berjualan di sini, hal ini nantinya akan ada pemerataan dan peningkatan ekonomi,” kata Sanusi.

Pasar Berkah Ramadhan ini, menjajakan beragam makanan hingga minuman yang digemari masyarakat dari berbagai kalangan.

Setelah meresmikan Pasar Ramadhan dengan menabuh bedug, Sanusi menyempatkan melihat-lihat makanan yang dijual di sana.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyempatkan diri untuk bercakap-cakap dengan para pedagang serta mendengarkan bagaimana cara mereka mempromosikan barang dagangannya.

Melihat antusiasme para pengunjung dan pedagang, Sanusi berharap kegiatan serupa bisa diadakan di daerah-daerah lain.

“Inikan kreasinya Kepala Desa Ampeldento. Saya harap kepala desa yang lain juga berinovasi dan daerah lain bisa seperti ini,” harapnya.

Dengan adanya inovasi, pemerintah desa bisa membentuk usaha yang lebih produktif sehingga akan ada peningkatan kas desa.

Pasar Ramadhan ini, tambah Sanusi, juga menjadi ajang sosialisasi alat pembayaran digital QRIS. Pengunjung tidak hanya bisa membayar menggunakan uang tunai, tetapi juga menggunakan ponsel dengan memindai barcode.

Barcode tersebut akan terhubung ke berbagai layanan dompet digital. Oleh karenanya, bupati yang akrab disapa Abah Sanusi ini juga berharap penggunaan alat pembayaran digital semakin dikenal luas di Kabupaten Malang.

“Untuk kepala desa dan BUMDes agar bekerja sama dengan pengusaha dan media untuk melakukan sosialisasi sehingga nanti ke depan pakai uang digital itu sudah menjadi kebutuhan, supaya orang nggak repot bawa uang,” tutur Sanusi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Candra Ary Flanto Minta Pemkab Jember Jaga Tren Positif PAD Pariwisata pada 2026

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Flanto meminta Pemkab Jember menjaga tren positif PAD sektor pariwisata pada ...
LEGISLATIF

Nila Yani: Pertumbuhan Wisman Positif, Saatnya Perkuat Wisatawan Nusantara

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mengapresiasi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara pada ...
SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...