Buka Kontes Tanaman Bonsai, Bupati Maryoto Ingatkan Pelestarian Ekosistem Hayati

 345 pembaca

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengajak para pecinta tanaman bonsai untuk melakukan konservasi tanaman demi terjaganya ekosistem hayati. Tidak hanya melakukan eksploitasi.

“Untuk tanaman bonsai sekarang sudah berkembang budidaya, seperti dengan biji pohon langka,” kata Maryoto, saat membuka pameran dan kontes bonsai nasional di GOR Lembu Peteng, Kota Tulungagung, Senin (21/2/2022).

Maryoto juga memuji keindahan tanaman bonsai yang dipamerkan. Menurut dia, pameran dan kontes bonsai dapat memberi kesejukan hati pada orang yang melihatnya.

Terlebih saat ini masih dalam pandemi Covid-19. “Melihat tanaman bonsai yang rindang bagus meski hanya kecil hati menjadi jernih. Hati menjadi damai,” ujarnya.

Kader PDI Perjuangan ini berharap pameran dan kontes bonsai nasional berhadiah utama Piala Bupati Tulungagung itu dapat mendongkrak perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Selain juga dapat menjadi ajang dalam upaya pelestarian sumber daya hayati.

“Bonsai ini punya nilai ekonomi yang menjanjikan. Nilai seni estetiknya tinggi dan juga untuk pelestarian sumber daya hayati,” jelas Maryoto.

Dia pun tidak lupa mengingatkan pada panitia dan peserta kontes serta pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Jika jumlah pengunjung melebihi 50 persen dari kapasitas, tidak diperkenankan untuk menambah jumlah pengunjung.

“Prokes tetap nomor satu. Di era pandemi sekarang jumlah pengunjung memang dibatasi. Sekiranya pengunjung sudah lebih dari 50 persen panitia harus tanggap,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Maryoto juga sempat menobatkan salah satu tanaman bonsai yang ikut kontes sebagai bonsai favorit. Yakni bonsai berjenis pohon Kimeng milik Briliant dari Tulungagung.

“Saya memilih bonsai favorit itu karena kelihatan struktur tanamannya bagus. Tunas pohonnya bagus dan akan menjadi pohon yang kuat,” terang Maryoto. (atu/pr)