Sabtu
24 Oktober 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budi Sulistyono: Koperasi Merah Putih Adalah Peperangan Melawan Kemiskinan

pdip-jatim-250702-BS

SURABAYA — Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang menyebut Koperasi Merah Putih adalah peperangan melawan kemiskinan.

“Program Koperasi Merah Putih merupakan program yang hebat. Ini adalah mercusuar program Presiden Prabowo yang harus kita sukseskan bersama melalui Inpres No. 9 Tahun 2025,” ungkap Kanang dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (2/7/2025).

Dengan menggunakan analogi medan pertempuran, mantan Bupati Ngawi dua periode itu menggambarkan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengelola program ini. Dia menyebut bahwa program koperasi ini sejatinya adalah sebuah ‘peperangan’ melawan musuh besar bangsa: kemiskinan.

“Maka, ibarat proyek, koperasi ini adalah peperangan. Maka ketika peperangan, yang kita raih harus kemenangan. Dan untuk memenangkan peperangan itu, maka kita harus mengerti betul apa yang ada di dalamnya. Goal-nya jelas, yaitu kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut menjelaskan, ada lima komponen penting yang harus dipahami dan disiapkan agar program ini benar-benar mencapai tujuannya.

Pertama, mengenali musuh. Dalam hal ini, musuh utamanya adalah kemiskinan yang masih menghantui jutaan rakyat Indonesia, khususnya di desa-desa.

“Musuhnya jelas, yaitu kemiskinan. Maka, strategi yang dibangun harus benar-benar menjawab persoalan itu,” paparnya.

Kedua, menyusun strategi konkret. Kanang menilai bahwa strategi koperasi tidak boleh berhenti pada tataran narasi, tetapi harus menyentuh langsung sektor-sektor vital seperti pertanian, peternakan, perdagangan, dan model pembiayaan seperti simpan pinjam.

“Strateginya seperti apa, dan apa saja yang harus disiapkan—misalkan pertanian atau peternakan, perdagangan bagaimana, penambahan modal seperti apa, dan simpan pinjam bagaimana. Ini harus konkret dimengerti,” jelas dia.

Ketiga, lanjut Kanang, setiap peperangan membutuhkan amunisi. Dalam hal ini, modal menjadi faktor penting yang menentukan jalannya program koperasi.

Dia menyoroti soal wacana pemberian modal sebesar Rp3 miliar yang disebut-sebut berbentuk pinjaman dengan bunga 6 persen. Menurutnya, jika ini tidak dipertimbangkan matang, justru dapat menjadi beban yang menakutkan bagi masyarakat desa.

“Kalau itu bentuk pinjaman, maka ada bunga 6 persen. Bagaimana kemampuan usaha koperasi itu mendapat SHU atau keuntungan? Ini perlu dipertimbangkan, sehingga apabila dikaitkan dengan ADD dan lain sebagainya, tentu saja ini mengurangi mimpi masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan di desanya,” tegas Kanang.

Keempat, dalam peperangan juga diperlukan pasukan yang solid dan terlatih. Ia menekankan pentingnya merekrut, melatih, dan menyiapkan sumber daya manusia koperasi yang benar-benar memahami medan tugasnya.

Para pelaksana di lapangan, tambah dia, harus siap menerima komando dan bergerak dalam satu derap langkah yang sama.

“Pasukan ini harus diperhatikan. Merekrut pasukan yang ada, melatih menjadi pasukan yang siap di lapangan. Mampu memastikan dan menerima komando, termasuk aturan dalam satu derap langkah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dan yang terakhir, menurut Kanang, kunci keberhasilan program ini terletak pada kebersamaan dan konsentrasi nasional. Ia mengajak seluruh pihak untuk benar-benar menjadikan program ini sebagai fokus utama dalam menyatukan kekuatan rakyat demi kesejahteraan bersama.

“Harapan saya, perlu kebersamaan yang luar biasa dan konsentrasi penuh,” pungkas anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu. (yols/pr

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...