Jumat
14 Agustus 2026 | 1 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Budaya Osing Juga Bagian dari Budaya Saya”

pdip-jatim-kusnadi-kemiren-osing

BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, upaya melestarikan adat budaya, adalah termasuk salah satu pelaksanaan ajaran Bung Karno dalam Trisakti. Yakni berkepribadian dalam kebudayaan.

Hal itu disampaikan Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, saat mengunjungi Desa Kemiren, Banyuwangi, Jumat (13/1/2017). Desa yang masuk wilayah Kecamatan Glagah ini dikenal sebagai desa wisata, karena ada perkampungan asli suku Osing.

Menurut Kusnadi, penghayatan terhadap ajaran-ajaran Bung Karno, terutama Trisakti, itu mutlak bagi kader PDI Perjuangan.

“Sudah banyak budaya kita yang mulai punah. Padahal itu merupakan jati diri bangsa Indonesia. Karena itu, apa yang dilakukan warga Osing di Kemiren khususnya, dalam melestarikan adat budaya Suku Osing, harus kita hargai,” kata Pak Kus.

Oleh karena itu, ujar Kusnadi, meski bukan dari Kemiren, dia menganggap budaya Osing adalah juga bagian darinya sebagai bangsa Indonesia.

“Walaupun saya ini bukan dari Kemiren, tapi karena saya bangsa Indonesia, maka budaya Osing ini adalah juga bagian dari budaya saya,” ujar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Sebelumnya, tokoh adat Suku Osing di Kemiran, Kang Pur menyampaikan, apa yang dilakukan warga Desa Kemiren, adalah untuk mempertahankan nilai–nilai kultur budaya dan kearifan lokal.

Kang Pur menyebutkan, sebagaimana dirinya, di Desa Kemiren masih banyak pelestari dan praktisi tradisi adat istiadat Suku Osing.

Pun dalam membangun rumah, warga setempat banyak yang melestarikan rumah adat Osing.

Rumah adat ini meliputi rumah tikel balung (beratap empat), rumah baresan (beratap tiga), maupun rumah crocogan (beratap dua). Masing-masing punya nilai filosofi, dan menggambarkan keadaan penghuninya.

Suku Osing juga masih melestarikan makanan khas yang tidak ada di daerah lain. Salah satunya malah jadi primadona dan banyak dicari wisatawan ketika berkunjung ke Banyuwangi, yakni Pecel Pitik.

Makanan yang berbahan dasar ayam ini sangat lezat. Apalagi makannya bersama sama, nikmatnya lebih berasa. “Pecel pitik ini sudah menasional,” ujar Kang Pur.

Dia menghargai kunjungan Pak Kus bersama jajaran pengurus DPD Jatim dan pengurus DPC PDIP Banyuwangi dipimpin ketuanya, I Made Cahyana Negara, ke Desa Kemiren. Menurutnya, hal ini sebagai wujud kepedulian Pak Kus, baik sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, maupun sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Cegah Stunting dari Desa, Pulung Dorong Edukasi Gizi dan Keamanan Pangan Diperkuat

Pulung Agustanto mendorong edukasi gizi dan keamanan pangan diperkuat dari tingkat desa sebagai bagian dari upaya ...
KRONIK

Karnaval Kebangsaan Banyuwangi 2026, Tampilkan Pesona Budaya Nusantara

BANYUWANGI – Banyak cara dilakukan warga bangsa Indonesia untuk merayakan hari kemerdekaannya. Masyarakat ...
LEGISLATIF

Siswa Diduga Terdampak MBG, Doding Minta Pengawasan Dapur SPPG Diperketat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta pengawasan dapur SPPG diperketat setelah sejumlah siswa mengalami ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bondowoso Tampung Tiga Korban Trafficking

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
LEGISLATIF

DPRD Batu Dorong APBD 2027 Perkuat Kemandirian Fiskal, PAD Harus Dioptimalkan

DPRD Kota Batu mendorong APBD 2027 memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD agar pembangunan tidak ...
HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...