BSPN Lamongan Gembleng 130 Calon Pelatih Saksi Daerah untuk Tugas Pemilu 2024

 490 pembaca

LAMONGAN – Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan menggelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD). Acara dilaksanakan di Gedung Handayani,  Jalan KH Ahmad Dahlan Lamongan, Sabtu sampai Minggu (26-27/11/2022) diikuti 130 peserta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan Husen, SAg MPd mengatakan, peserta PPSD yakni 4 kader utusan per PAC dari 27 PAC se-kabupaten. Dan, 22 orang dari kepengurusan BSPN Cabang Lamongan. Sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 130 peserta.

Husen menambahkan, para peserta yang disiapkan untuk menjadi pelatih saksi daerah. “Yang mana pada Pemilu 2024 bertugas untuk menjaga dan mengamankan suara partai, tunduk dan patuh kepada partai, bukan caleg,” kata Mas Husen, Sabtu (26/11/2022).

Setelah pelatihan ini, jelas Mas Husen, para peserta ditugaskan untuk merekrut calon saksi yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS).

“Kemudian mereka akan memberikan pelatihan kepada para saksi yang bertugas di TPS sesuai arahan yang disampaikan pada hari ini,” ujarnya.

Sementara jumlah TPS, kata Husein, data sementara dari KPU Lamongan sebanyak 4.093 TPS. “Tiap peserta, nantinya, harus bisa merekrut 35 orang saksi. Karena tiap TPS nantinya diisi 2 saksi. Dan asumsi kita, TPS di Lamongan sebanyak 4.500,” tutur Mas Husen.

Menjalani pelatihan selama dua hari, para peserta digembleng sejumlah pelatih saksi tingkat nasional dari BSPN Jawa Timur.

Wakil Kepala BSPN Jawa Timur, Abdi Edison mengatakan, PPSD kelanjutan dari PPSN (Pelatihan Pelatih Saksi Nasional) yang ujungnya nanti untuk melatih saksi tingkat TPS.

Menurut dia, ada 3 (tiga) materi yang diberikan kepada peserta PPSD. Materi di hari pertama terkait pengamanan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara. “Baik untuk saksi di tingkat TPS maupun materi penghitungan dan rekapitulasi di tingkat kecamatan,” katanya.

Pemateri lainnya, yang juga Kepala Biro Survei BSPN Jatim, Rendra, menambahkan, untuk hari kedua, materi terkait Sistem Kerja Pengorganisiran Guraklih dan Saksi, Pengawalan Pendaftaran dan Pemutakhiran Data Pemilu.

Menurutnya, tujuan diselenggarakannya PPSD ini agar setiap kader partai (pelatih saksi) memahami detail kepemiluan.

“Mulai dari tahap yang paling awal penyusunan data pemilih sampai dengan pungut hitung, rekap hingga ke sengketa perselisihan hasil. Intinya partai ingin mencetak SDM yang unggul supaya target hattrick pada Pemilu 2024 bisa tercapai,” ucapnya. (mnh/hs)